1 FC Koln Tolak Penawaran Borussia Dortmund untuk Said El Mala

Share

1. FC Koln resmi menolak penawaran transfer dari Borussia Dortmund untuk penyerang berusia 19 tahun, Said El Mala, pada Kamis (23/7/2026) waktu setempat. Langkah ini diambil setelah nilai serta mekanisme penawaran yang diajukan kubu Dortmund dinilai jauh di bawah ekspektasi manajemen Koln.

Penolakan tersebut menyusul penampilan mengesankan El Mala yang mencetak gol perdana di masa pra-musim saat membawa timnya unggul lewat gol jarak jauh. Pihak Koln menegaskan tidak berminat melepas sang pemain muda pada bursa transfer musim panas ini, terutama kepada Dortmund.

Laporan Sky menyebutkan bahwa Borussia Dortmund mengajukan dana pokok sebesar 26 juta euro ditambah bonus 16 juta euro, dengan total nilai paket mencapai 34 juta euro. Sementara itu, media Bild melaporkan penawaran bernilai 34 juta euro secara tunai ditambah bonus 6 juta euro. Kedua skema tersebut masih berjarak jauh dari angka 50 juta euro yang dipatok oleh 1. FC Koln.

Selain masalah finansial, manajemen 1. FC Koln merasa keberatan dengan pendekatan internal yang dilakukan pihak Dortmund kepada sang pemain untuk memuluskan proses kepindahan. Hal ini mendorong internal klub untuk menghentikan seluruh proses negosiasi dengan Borussia Dortmund secara sepihak.

Dengan mundurnya Dortmund, RB Leipzig kini menjadi satu-satunya opsi klub Bundesliga yang tersisa untuk pemain berusia 19 tahun tersebut. Meski demikian, pihak RB Leipzig mengonfirmasi belum sanggup memenuhi tuntutan harga dari Koln sebelum memproses penjualan pemain mereka, Yan Diomande.

Di sisi lain, laporan wartawan memperlihatkan situasi El Mala yang juga sempat menarik minat klub Liga Italia, AS Roma. Namun, penyerang muda tersebut dikabarkan menolak opsi untuk pindah ke Serie A karena memilih melanjutkan kariernya di Jerman.

Bagi Borussia Dortmund, kegagalan menggaet El Mala menambah panjang daftar perburuan pemain bintang jelang tur pra-musim ke Jepang. Kehilangan nama-nama besar seperti Karim Adeyemi dan Julian Brandt membuat manajemen BVB kini berada di bawah tekanan untuk mendatangkan talenta baru guna menjaga daya saing serta daya tarik internasional klub.

"Abu-abu, rata-rata, biasa saja, ketidakpedulian, kepuasan diri – ini adalah istilah-istilah yang tidak boleh dikaitkan dengan kami," kata Carsten Cramer, Bos Borussia Dortmund.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author