Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penembakan Pengemudi Ojek di Matraman

Share

Tim Jatanras Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang menembak seorang pengemudi ojek di Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu (25/7/2026). Kedua tersangka berinisial ENR dan RDS diringkus polisi di Lampung Timur.

Dilansir dari Detikcom, penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim. Penangkapan berlangsung di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut, ENR bertindak sebagai eksekutor yang membawa senjata api, sementara RDS berperan sebagai joki. Polisi turut menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver warna perak serta satu butir peluru kaliber 9 milimeter.

"Dari penangkapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak dan satu butir peluru kaliber 9 milimeter," terang Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).

Atas tindakan tersebut, penyidik menjerat kedua tersangka menggunakan Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Aksi pencurian sepeda motor RX King tersebut berujung penembakan di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 12.22 WIB. Pemilik motor yang menyadari aksi pelaku langsung mengetuk pintu rumah dari dalam hingga membuat kedua tersangka melarikan diri.

"Selanjutnya, saksi mengetuk pintu dari dalam hingga kedua pelaku melarikan diri. Ketika hendak mengejar, saksi melihat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga memilih mengurungkan niatnya dan berteriak meminta pertolongan," jelas Iman.

Pengemudi ojek yang berada di sekitar lokasi berusaha menghadang laju sepeda motor pelaku setelah mendengar teriakan dari pemilik kendaraan.

"Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian," tutur Iman.

Saksi mata di lokasi kejadian, Evi (57), menyebutkan bahwa situasi jalan saat kejadian cukup ramai dan korban sedang menunggu penumpang yang membeli obat.

"Jadi (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, lah, ditembak, ditembak," kata Evi dilansir Antara, Senin (20/7).

Evi sempat melihat lebih dari sepuluh warga berusaha mengejar kedua pelaku yang mengenakan masker. Korban yang tertembak di paha kanan kemudian dievakuasi warga ke rumah sakit setelah sempat terbaring dan mengeluarkan banyak darah di tempat kejadian.

"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah' saya gitu, langsung, jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu, tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit," terang Evi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author