Survei ZipRecruiter Ungkap Jurusan Kuliah Paling Disesali Lulusan 2026
Survei terbaru ZipRecruiter terhadap 1.500 lulusan perguruan tinggi yang sedang mencari kerja mengungkapkan sejumlah jurusan kuliah yang paling banyak disesali alumninya pada 2026. Penyesalan tersebut timbul akibat ketidaksesuaian besaran gaji yang diterima dengan ekspektasi saat masih menempuh pendidikan.
Data yang dilansir CNBC Indonesia dan CNBC Internasional menunjukkan Manajemen Marketing dan Riset menempati urutan tertinggi dengan tingkat penyesalan mencapai 60 persen. Posisi berikutnya diisi oleh Pendamping Medis serta Ilmu Politik dan Pemerintahan sebesar 56 persen, disusul Sastra Inggris sebesar 52 persen.
Pertimbangan finansial dan tekanan kebutuhan hidup menjadi alasan utama di balik tingginya tingkat penyesalan para lulusan tersebut.
"Saat kita lulus, kenyataan akan datang. Saat Anda hampir tidak bisa membayar tagihan Anda, gaji Anda mungkin menjadi lebih penting," ujar Buper.
Merespons dinamika tersebut, akademisi menilai bangku kuliah tetap memiliki peran krusial di luar persoalan besaran gaji semata. Pendidikan tinggi dipandang memberi landasan keterampilan dasar yang penting untuk menghadapi tantangan global.
"Melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah memberikan pengalaman yang menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era persaingan global," ujar Dr. David C.E Lisapaly, dosen STIE 66 Kendari.
Dr. David C.E Lisapaly menambahkan dalam dialog Asta Cita Selamat Pagi Teman Pro 2 bahwa perguruan tinggi berfungsi membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama tim, jaringan profesional, literasi digital, hingga jiwa kewirausahaan untuk pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.
Guna meminimalkan risiko penyesalan, calon mahasiswa dan lulusan SMA/SMK disarankan mengenali potensi diri, menentukan tujuan, serta menyesuaikan jurusan dengan minat dan kebutuhan industri. Persiapan matang dapat dilengkapi melalui pengembangan kemampuan belajar mandiri, sertifikasi, kegiatan organisasi, dan pengalaman magang.
Sebagai opsi pendidikan, Universitas STEKOM menawarkan sistem pembelajaran berbasis teknologi digital dengan biaya terjangkau, berbagai program beasiswa, fasilitas cicilan, serta jaringan kerja sama dengan lebih dari 300.000 perusahaan mitra untuk mendukung kesiapan karier alumni.