Menteri PANRB Rini Widyantini Apresiasi Pengabdian Purnabakti ASN
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan apresiasi kepada para purnabakti aparatur negara dalam Musyawarah Nasional XV dan HUT ke-64 PWRI di Jakarta, Sabtu (25/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Setiap kemajuan birokrasi hari ini berdiri di atas jejak langkah, dedikasi panjang, dan tetesan keringat para aparatur negara yang telah menegakkan pilar Republik Indonesia," ungkap Rini Widyantini, Menteri PANRB.
Rini menegaskan bahwa pengalaman serta kebijaksanaan para wredatama merupakan aset bernilai tinggi yang terus relevan dalam mendukung akselerasi reformasi birokrasi berbasis meritokrasi, digitalisasi, dan pelayanan publik.
"Pemerintah terus mengakselerasi reformasi birokrasi baik dengan pendekatan tematik dan digital, menata manajemen ASN berbasis meritokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, transformasi ini tidak cukup hanya ditopang oleh teknologi dan regulasi, melainkan juga membutuhkan karakter, pengalaman, dan keteladanan," jelas Rini Widyantini, Menteri PANRB.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, sosok wredatama dinilai sebagai teladan nyata dalam menjalankan fungsi pelaksana kebijakan, pelayan publik, dan pemersatu bangsa.
"Saat ini kita bertransformasi bukan untuk mengganti nilai lama, melainkan untuk melestarikan dan melanjutkan nilai dasar BerAKHLAK yang Bapak/Ibu wariskan," tutur Rini Widyantini, Menteri PANRB.
Dalam kesempatan tersebut, Rini menyampaikan tiga pesan utama agar PWRI tetap menjadi penjaga nilai pengabdian, mitra strategis perumusan kebijakan, serta pendorong persatuan menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Pj. Ketua Umum Pengurus Besar PWRI Setyanto P. Santosa menegaskan komitmen organisasinya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa tanpa membedakan latar belakang instansi.
"Di PWRI tidak ada lagi sekat instansi. Yang ada adalah semangat persaudaraan atas dasar kesamaan pengabdian terhadap bangsa dan negara," ujar Setyanto P. Santosa, Pj. Ketua Umum Pengurus Besar PWRI.
Pemerintah juga memastikan perlindungan dan jaminan hari tua bagi para purnabakti sesuai regulasi yang berlaku sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
"Pengabdian seorang Abdi Negara tidak pernah mengenal kata titik, yang ada hanyalah koma untuk melanjutkan pengabdian dalam bentuk baru. Terima kasih atas seluruh dedikasi dan teladan mulia bagi Ibu Pertiwi," pungkas Rini Widyantini, Menteri PANRB.