Grandy Prajayakti Mengundurkan Diri dari Jabatan Direktur RANS Usai IPO
Direktur PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Grandy Prajayakti, resmi mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Keputusan tersebut diambil selang dua pekan setelah perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia.
"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas alasan pribadi," kata Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita.
Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham untuk meminta persetujuan atas permohonan tersebut. Selain perubahan jajaran direksi, manajemen RANS juga menjadwalkan penelaahan terbatas atas laporan keuangan interim periode 30 Juni 2026 bersama Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra.
"Adapun tujuan pelaksanaan penelaahan terbatas sesuai dengan pertimbangan dari manajemen perseroan untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas laporan keuangan perseroan," ujar Rumunggu Yokonapita.
Pengunduran diri ini terjadi sesaat setelah RANS menyelesaikan masa penawaran umum pada 2 hingga 8 Juli 2026 dan melantai di bursa pada 10 Juli 2026. Dalam aksi korporasi tersebut, RANS melepas 2,52 miliar saham atau 20,02 persen kepada publik dengan harga penawaran Rp 135 per saham hingga meraup dana Rp 429,25 miliar.
Sepanjang perdagangan di BEI sejak 10 hingga 24 Juli 2026, pergerakan saham RANS menguat sebanyak empat kali dan melemah tujuh kali. Pada sesi penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), harga saham RANS terkoreksi 6,96 persen ke level Rp 214 per lembar.