Bripka Asril Curi Perhatian Publik Usai Pimpin Tradisi Pacu Jalur
Aksi Bripka Asril saat mengomandoi tim dalam tradisi Pacu Jalur mendadak mencuri perhatian publik di media sosial. Anggota Polsek Kuantan Mudik Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Polda Riau tersebut ternyata menyimpan latar belakang sebagai mantan atlet dayung, dilansir dari Detikcom.
Sebagai Bhabinkamtibmas, ia mengampu tugas pembinaan di lima wilayah desa Kecamatan Kuantan Mudik. Area binaannya mencakup Desa Bukit Pedusunan, Desa Luai, Desa Seberang Pantai, Desa Banjar Guntung, hingga Desa Rantau Sialang.
Tugas pendampingan kegiatan warga telah ia jalani sejak diamanahkan menjadi Bhabinkamtibmas pada 2021. Pria yang mengawali karier kepolisian di Satuan Brimob Polda Riau sejak 2006 ini memiliki keterikatan kuat dengan dunia dayung.
Sebelum bergabung dengan institusi Polri lewat jalur prestasi, Asril merupakan atlet dayung kepercayaan Provinsi Riau yang pernah bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Pengalaman berlaga tersebut memberinya pemahaman mendalam terkait karakter jalur. Meski demikian, ia menegaskan bahwa esensi utama Pacu Jalur terletak pada nilai persaudaraan, kekompakan, dan gotong royong.
Merespons unggahan video yang mendadak populer, Asril menyebut kehadirannya di atas perahu murni untuk menjalankan permintaan warga. Ia menjadi timbo ruang atas kepercayaan masyarakat Desa Banjar Guntung pada Jalur Endang Rumus.
"Sebagai Bhabinkamtibmas, saya ingin menjadi bagian dari masyarakat yang saya bina. Ketika mereka mengajak saya terlibat dalam Pacu Jalur, saya menerimanya sebagai bentuk kebersamaan. Tradisi ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi yang harus terus dijaga," ujar Asril, Sabtu (25/7/2026).
Bagi Asril, perhatian netizen menjadi pengingat pentingnya figur kepolisian yang senantiasa dekat dan menyatu dengan warga sekitar.
"Saya berharap momen itu dapat menginspirasi semakin banyak anggota Polri untuk terus membangun hubungan yang erat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian," demikian Asril.
Langkah Bripka Asril mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana. Ia menilai respons positif publik tercipta karena masyarakat melihat hadirnya sosok polisi yang berbaur secara nyata.
Menurut Hidayat, kepercayaan masyarakat dibangun melalui keterlibatan aktif serta kepedulian dalam kehidupan sehari-hari, tidak sebatas pelaksanaan penegakan hukum.
"Apa yang dilakukan Bripka Asril menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menjaga budaya yang menjadi identitas daerah," kata Hidayat dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Perwira lulusan Akpol 2007 itu menambahkan bahwa keikutsertaan personel dalam perlombaan tradisional berfungsi memperkuat kemitraan sekaligus menjaga kondusivitas kamtibmas.
"Kami terus mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk mengenal masyarakatnya, memahami budaya lokal, serta hadir dalam setiap kegiatan positif. Semakin dekat polisi dengan masyarakat, semakin kuat pula kolaborasi dalam menjaga keamanan dan tertib," ujarnya.
Aksi Bripka Asril yang terekam beberapa waktu lalu jelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau di Kuansing tersebut menuai beragam reaksi positif. Banyak warga net melontarkan pujian di kolom komentar Instagram atas kepemimpinannya di atas jalur.
"Keren!," begitu pujian yang banyak ditulis netizen di kolom komentar akun Instagram.