Bangkai Pesawat Pan Am Penerbangan 526A Ditemukan di Samudra Atlantik

Share

Tim peneliti gabungan menemukan bangkai pesawat Pan American Airways penerbangan 526A di dasar Samudra Atlantik lepas pantai utara Puerto Rico bulan lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Pesawat jenis Douglas DC-4 bernama Clipper Endeavor tersebut jatuh pada 11 April 1952 saat terbang menuju New York.

Insiden tragis yang menewaskan mayoritas dari total 64 penumpang dan lima awak itu dipicu oleh jatuhnya pesawat tak lama setelah lepas landas dari Bandara Isla Grande. Penemuan bangkai pesawat dalam kondisi terbelah dua di kedalaman hampir 2.000 kaki atau 609 meter ini diumumkan oleh Discovery Channel pada Selasa (21/6).

Proses pencarian tersebut melibatkan Air/Sea Heritage Foundation, program "Expedition Unknown" Discovery Channel, serta perusahaan pemetaan laut Deep Sea Vision yang mengoperasikan sonar beresolusi tinggi dan drone bawah air otonom. Tragedi masa lalu ini sendiri menjadi pemicu penting lahirnya reformasi keselamatan penerbangan modern, termasuk peragaan prosedur darurat sebelum penerbangan.

"Kami semua terkejut sekaligus gembira dengan penemuan itu, tetapi juga merasa tersentuh saat mengenang peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut untuk waktu yang sangat lama sekali," kata Presiden Air/Sea Heritage Foundation, Russ Matthews.

Meskipun seluruh penumpang sempat selamat dari benturan awal di permukaan air saat kecelakaan terjadi 74 tahun silam, hanya 12 penumpang dan lima awak yang berhasil diselamatkan. Korban sisanya dinyatakan hilang tenggelam bersama badan pesawat ke dasar lautan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author