Lego Tingkatkan Kreativitas dan Kemampuan Kognitif Anak Sejak Dini

Share

Aktivitas bermain memegang peranan krusial dalam fase pertumbuhan buah hati. Dilansir dari Detik Health, tidak semua jenis permainan hanya berperan sebagai sarana hiburan semata bagi anak-anak. Permainan konstruksi seperti Lego terbukti efektif menjadi instrumen pembelajaran.

Media ini mampu mengasah berbagai aspek penting, mulai dari keterampilan motorik hingga fungsi kognitif pada anak. Temuan dalam jurnal berjudul 'Permainan Lego dan Kreativitas Anak: A Scoping Review' tahun 2026 memperkuat fakta tersebut. Studi ini menyebutkan bahwa Lego secara konsisten memicu peningkatan kreativitas.

Peningkatan kreativitas tersebut mencakup beberapa aspek utama, yakni kelancaran dalam menghasilkan ide, fleksibilitas berpikir, serta orisinalitas karya. Hal ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan mental anak.

Selain aspek kreatif, susunan balok Lego juga memberikan kontribusi nyata pada perkembangan motorik halus. Aktivitas konstruktif ini melatih koordinasi tangan dan mata si kecil secara intensif. Interaksi saat menyusun balok juga menyentuh ranah sosial-emosional. Melalui kerja sama dalam membangun sebuah model, anak belajar berkomunikasi dan berkolaborasi dengan lingkungan sekitarnya.

Persiapan Menuju Indonesia Emas 2045

Brand Group Manager Morinaga, Gregorius Daru Smaragiri, menjelaskan bahwa kegiatan belajar yang dikemas secara menyenangkan memberikan dampak signifikan bagi masa depan. Stimulasi yang tepat sejak dini menjadi kunci utama. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mencetak generasi unggul. Setiap anak perlu diberikan kesempatan untuk menggali potensi mereka sesuai dengan karakter serta kemampuan masing-masing individu.

"Menuju Indonesia Emas 2045 tidak dimulai nanti atau besok, tetapi harus dipersiapkan mulai sekarang. Kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama mengoptimalkan potensi anak melalui stimulasi terbaik sehingga mereka memiliki kesempatan mencapai masa depan sesuai dengan jati dirinya," kata Daru. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Morinaga Door Of Future 'Dunia Generasi Platinum Advance Intelligence Lab' di Jakarta Pusat pada Jumat, 24 Juli 2026.

Perluasan Kampanye Edukasi Nasional

Daru memaparkan bahwa acara di Jakarta tersebut merupakan langkah awal dari kampanye nasional Morinaga. Setelah berlangsung selama tiga hari, gerakan ini akan menyambangi berbagai wilayah lain di Indonesia.

Program berkelanjutan ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 25 kota hingga penghujung tahun 2026. Tujuannya agar lebih banyak keluarga mendapatkan akses informasi mengenai pola asuh yang ideal.

Fokus utama dari kampanye ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya sinergi antara nutrisi, stimulasi, dan eksplorasi. Ketiga elemen tersebut dianggap sebagai pilar utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author