Jürgen Klopp Resmi Jabat Pelatih Tim Nasional Jerman Hingga 2030

Share

Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi memperkenalkan Jürgen Klopp sebagai pelatih baru tim nasional pria di Frankfurt pada Jumat, 24 Juli 2026. Klopp menandatangani kontrak berdurasi empat tahun untuk memimpin Die Mannschaft hingga Piala Dunia 2030.

Mantan pelatih Liverpool berusia 59 tahun ini akan memulai tugasnya pada 15 Agustus 2026 untuk menggantikan Julian Nagelsmann yang mengundurkan diri awal Juli lalu. Klopp didampingi tim pelatih yang terdiri dari Peter Krawietz, Pepijn Lijnders, dan Sven Bender.

Presiden DFB Bernd Neuendorf menyatakan bahwa Klopp adalah solusi utama organisasi setelah kekosongan kursi pelatih. Kesepakatan ini tercapai setelah Red Bull melepaskan Klopp dari kontraknya sebagai kepala sepak bola global tanpa biaya transfer.

"Jürgen Klopp melambangkan gairah, kredibilitas, dan kemampuan untuk membawa orang bersama-sama. Dia adalah solusi impian kami yang tidak terbatas untuk posisi pelatih nasional," kata Bernd Neuendorf, Presiden DFB.

Pihak federasi juga mengonfirmasi penunjukan Per Mertesacker sebagai Direktur Olahraga baru menggantikan Andreas Rettig. Dalam konferensi pers tersebut, Klopp menegaskan komitmennya untuk membangun identitas tim yang kuat dan berani melakukan perubahan skuat.

"Tim nasional dapat menyatukan kita warga Jerman tidak seperti hal lainnya. Itulah yang membuat tugas ini sangat istimewa bagi saya," ujar Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Klopp menekankan pentingnya kerja sama tim dan kesabaran dalam mengembangkan skuat yang mampu bersaing di level tertinggi. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Red Bull yang telah membuka jalan bagi kesepakatan ini.

"Sekarang saya menantikan tugas khusus dalam sepak bola Jerman ini, yang akan kami jalani bersama dengan kerendahan hati dan kesabaran: mengembangkan tim yang berjuang satu sama lain, yang memiliki kegembiraan dalam sepak bola, dan di mana orang-orang di negara kita dapat bersatu dengan keyakinan penuh," kata Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Mengenai aspek teknis, Klopp mengungkapkan telah memantau 57 pemain lapangan untuk mempersiapkan strategi baru. Ia berencana menerapkan gaya bermain menekan atau gegenpressing dan memberikan kesempatan bagi pemain muda potensial.

"Saya telah melihat 57 pemain lapangan. Kami memiliki banyak pemain bagus di Piala Dunia yang tidak bermain dengan sangat baik. Ini jauh dari kata buruk, tetapi dalam hal apa pun perlu diperbaiki," ujar Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Klopp berjanji akan bersikap berani dalam memilih pemain, termasuk memanggil nama-nama yang mungkin belum diperhitungkan publik. Fokus utamanya adalah menciptakan permainan yang menghibur sekaligus efektif di lapangan.

"Akan ada pemain yang mendapatkan kesempatan yang bahkan belum menduganya. Karena saya ingin menjadi berani. Saya selalu begitu dan akan tetap begitu," kata Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Pelatih baru ini juga menekankan bahwa kepuasan penonton adalah indikator keberhasilan tim di bawah arahannya. Ia ingin para pendukung merasakan dampak positif dari permainan tim nasional.

"Saya ingin mencapai agar orang-orang pulang setelah pertandingan dan berkata: 'wow'," ujar Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Klopp juga menyinggung soal talenta muda Jerman yang baru saja menjuarai Piala Dunia U-17. Menurutnya, generasi tersebut kini sudah cukup matang untuk mulai diintegrasikan ke dalam tim senior.

"Sekarang, dengan SIM (Surat Izin Mengemudi), kita bisa menggunakan mereka," kata Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Dalam sesi tanya jawab, Klopp sempat memberikan pernyataan tegas mengenai hubungannya dengan media dan federasi. Ia menyatakan kesiapan untuk mundur jika kinerjanya dianggap tidak lagi memadai oleh publik atau DFB.

"Pada hari kalian tidak lagi menginginkan itu, katakan saja. Dan saya pergi. Tanpa pesangon.

Jika besok kalian bilang dia buruk, saya pergi. Bukan individu, harus lebih banyak orang. Jika DFB bilang dia buruk, saya pergi.

Jika kalian berperilaku buruk dan tidak membiarkan keluarga saya tenang, saya pergi," ujar Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Klopp juga memberikan pandangannya mengenai ekspektasi tinggi publik Jerman terhadap gelar juara. Ia berharap keberhasilan tim nasional di masa depan dapat memberikan dampak positif bagi suasana sosial di negara tersebut.

"Jika saya membayangkan kita menjadi juara dunia dalam empat tahun, itu terasa menyenangkan. Jika kita semua melakukannya bersama-sama dan kita membayangkan itu terjadi. Keesokan harinya tetangga tidak akan menjadi menyebalkan, cuaca tidak akan terlalu buruk, Merz tidak akan melakukan semuanya dengan salah," kata Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Terkait staf kepelatihan, Klopp menjelaskan peran Marc Kosicke yang akan menjabat sebagai asisten pelatih untuk strategi dan inovasi. Kosicke akan menjadi penghubung penting antara tim pelatih dengan struktur federasi.

"Dia akan menjadi asisten pelatih saya untuk strategi, pengembangan, dan inovasi," ujar Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Klopp juga memuji kehadiran Rudi Völler dalam tim manajemen yang dianggapnya sebagai mitra diskusi yang sangat berharga. Pengalaman Völler diharapkan dapat membantu Klopp beradaptasi dengan cepat di lingkungan DFB.

"Rudi akan menjadi mitra bicara yang sangat penting. Pengalamannya, pandangannya terhadap hidup, senyumnya, dan kemarahannya di saat yang tepat – saya ingin memiliki itu di tim saya," kata Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Mengenai tantangan di masa depan, Klopp mengakui bahwa jadwal pertandingan internasional yang padat memerlukan rotasi pemain yang cerdas. Ia berencana menyeimbangkan antara pengembangan taktik dan performa di lapangan.

"Kita harus bisa melakukan keseimbangan antara mengembangkan dan tampil. Akan ada solusi untuk itu, saya punya beberapa ide di kepala. Kami tidak akan memaksakan sebelas pemain yang sama terus-menerus," ujar Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Klopp menutup pernyataannya dengan menegaskan ambisi besarnya untuk membawa Jerman kembali ke puncak sepak bola dunia. Ia menyadari bahwa proses ini membutuhkan waktu dan kerja keras dari seluruh elemen tim.

"Saya ingin memperbaiki segalanya. Menampilkan tim nasional Jerman secara positif untuk kembali ke atas suatu saat nanti. Saya bersemangat dengan tugas ini.

Masih ada dua bulan hingga pertandingan pertama. Dan itu di Belanda pula. Eieiei," kata Jürgen Klopp, Pelatih Tim Nasional Jerman.

Wakil Presiden DFB Hans-Joachim Watzke menambahkan bahwa kemampuan Klopp dalam memotivasi pemain adalah aset terbesar bagi tim nasional saat ini. Visi Klopp dianggap sejalan dengan kebutuhan regenerasi sepak bola Jerman.

"Jürgen bagi saya adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Dia membuat pemainnya menjadi lebih baik. Selain itu, dia adalah pria yang menginspirasi, memimpin, dan menyatukan orang-orang. Itulah yang dibutuhkan tim nasional," ujar Hans-Joachim Watzke, Wakil Presiden DFB.

Direktur Olahraga DFB Rudi Völler juga menyatakan antusiasmenya bekerja sama dengan Klopp. Völler meyakini karakter Klopp akan membawa energi baru bagi para penggemar sepak bola di Jerman.

"Jürgen Klopp telah membuktikan selama bertahun-tahun di level tertinggi bahwa dia mengembangkan pemain muda dan timnya memberikan performa di bawah tekanan. Selain itu, dia adalah motivator hebat yang akan membawa penggemar dan sepak bola Jerman bersama-sama," kata Rudi Völler, Direktur Olahraga DFB.

Klopp dijadwalkan menjalani debutnya pada 24 September 2026 melawan Belanda di Amsterdam dalam ajang Nations League. Pertandingan kandang pertamanya akan berlangsung di Augsburg melawan Yunani pada 27 September 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author