Samsung Luncurkan Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 di Indonesia

Share

Samsung Electronics Indonesia merilis dua jam tangan pintar terbaru, Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9, melalui ajang Galaxy Unpacked di London, Inggris pada Rabu (22/7/2026). Perangkat wearable ini membawa pembaruan pada kapasitas baterai, performa, dan fitur pemantauan kesehatan berbasis kecerdasan artifisial.

Galaxy Watch Ultra 2 mengusung bodi material titanium dengan desain squircle yang 12 persen lebih tipis dibanding pendahulunya. Perangkat ini ditenagai baterai berkapasitas 800 mAh, yang meningkat 35 persen dibanding generasi pertama, serta mengantongi sertifikasi ketahanan IP69K dan standar menyelam EN13319.

Layar OLED pada varian Ultra 2 memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nits. Sementara itu, Galaxy Watch 9 hadir dalam ukuran 40 mm dengan baterai 325 mAh atau 390 mAh dan ukuran 44 mm berkapasitas baterai 445 mAh, serta tingkat kecerahan layar hingga 3.000 nits.

Kedua smartwatch tersebut menggunakan chipset 3nm Snapdragon Wear Elite dari Qualcomm. Penggunaan prosesor ini meningkatkan performa CPU hingga 32 persen, GPU hingga 19 persen, serta mendukun pemetaan rute GPS melalui unggahan berkas GPX untuk navigasi luar ruangan.

Samsung membanderol Galaxy Watch Ultra 2 seharga Rp10.499.000. Untuk Galaxy Watch 9, varian 40 mm dijual dengan harga Rp5.969.000 hingga Rp5.999.000, sedangkan varian 44 mm dilepas pada kisaran harga Rp5.499.000 hingga Rp6.499.000.

Lini jam tangan pintar ini dibekali pembaruan aplikasi Samsung Health yang mencakup fitur Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, Fitness Index, hingga deteksi Sleep Apnea. Selain itu, Samsung menjalin kemitraan global bersama Strava untuk mengintegrasikan fitur Strava Routes langsung ke dalam Samsung Health mulai akhir 2026.

Peningkatan desain dan daya tahan baterai menjadi fokus utama pengembangan varian Ultra terbaru.

"Kalau teman-teman yang sudah menggunakan Watch Ultra kemarin, sekarang rasanya jauh lebih ringan. Secara desain, secara ketebalan hanya 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Jadi lebih ringan, tapi kapasitas baterainya bahkan kita berikan lebih besar lagi, sampai dengan 35 persen lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya," ujar Head of MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan di Jakarta.

Integrasi chipset anyar turut disematkan guna mengoptimalkan akurasi pemetaan rute di wilayah minim sinyal seluler.

"Di gunung misal, kalau trail run, sinyal umumnya tidak stabil, tapi dengan Watch Ultra 2 dan chipset terbaru, kita bisa mengunggah GPX filenya. Jadi kalau kita offline pun, dengan watch ini, kita bisa men-track rute kita, kemudian juga elevation. Namanya trail run, kita tidak tahu medan di depannya, dengan adanya GPX file yang kita bisa unggah sejak awal, itu kita bisa tahu elevation ke depannya. Tidak perlu takut sinyal hilang, karena akurasi sudah semakin baik," jelas Ilham.

Perwakilan manajemen Samsung menempatkan perangkat ini sebagai lini terbaik untuk aktivitas luar ruang.

"Aktivitas outdoor tidak hanya menantang batas fisik, tetapi juga menguji seberapa baik kita memahami kondisi tubuh sendiri. Karena itu, kami percaya smartwatch seharusnya tidak berhenti pada sekadar mencatat data kesehatan, tetapi mampu mengubah data tersebut menjadi insight yang membantu pengguna mengambil keputusan yang lebih tepat di setiap aktivitas. Melalui Galaxy Watch Ultra2, kami menghadirkan pengalaman kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health yang membantu pengguna memahami kesiapan tubuh, menjaga performa, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Dengan begitu, pengguna dapat menikmati setiap aktivitas outdoor dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi," ujar MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Tipe Sultan.

Pihak penyedia layanan pelacak aktivitas olahraga menyambut baik ketersediaan aplikasi pada sistem jam tangan pintar Samsung.

"Galaxy Watch semakin populer di komunitas Strava. Kami ingin Strava hadir sejak awal perjalanan pengguna," kata CEO Strava Michael Martin.

Masa pemesanan awal (pre-order) dibuka sejak 22 Juli hingga 13 Agustus 2026. Penawaran khusus selama periode tersebut mencakup program tukar tambah, pilihan cicilan, bonus tali jam tangan tambahan, serta uji coba gratis Strava Subscription selama 60 hari.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author