Bolivar Tantang Gremio pada Play-Off Copa Sudamericana 2026
Klub Bolivia, Bolivar, bersiap melakoni pertarungan sengit menghadapi wakil Brasil, Gremio, dalam laga leg pertama babak play-off 16 besar Conmebol Sudamericana 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Estadio Hernando Siles, La Paz, yang berada di ketinggian 3.637 meter di atas permukaan laut.
Pemenang dari agregat laga dua leg ini dipastikan akan menantang klub asal Brasil lainnya, Sao Paulo, pada babak 16 besar turnamen tersebut. Laga penentuan leg kedua akan digelar di Arena do Gremio, Porto Alegre, pada pekan berikutnya.
Kiper Bolivar, Carlos Lampe, menegaskan bahwa timnya memiliki kapasitas untuk bersaing dan menyingkirkan tim-tim kuat asal Brasil meski kalah secara finansial.
"Bolivar adalah salah satu dari sedikit tim yang bisa mengeliminasi tim-tim Brasil. Kami tahu kekuatan ekonomi yang dimiliki Gremio dan pemain-pemain yang mereka bawa, tetapi pertandingan seperti ini sering kali ditentukan oleh detail-detail kecil," kata Carlos Lampe, kiper Bolivar.
Lampe menekankan pentingnya menjaga fokus penuh sepanjang laga agar bisa memaksimalkan keunggulan bermain di markas sendiri.
"Kami harus tetap waspada, fokus, dan berkonsentrasi. Kami harus membuat lawan merasakan dampak ketinggian; jika mereka mulai menguasai bola dengan nyaman, mereka tidak akan merasakan efek apa pun," ujar Carlos Lampe, kiper Bolivar.
Sementara itu, penyerang Bolivar, Patricio Rodriguez, menyinggung proses adaptasi skuadnya yang dihuni sejumlah pilar baru menjelang laga krusial ini.
"Segala sesuatunya membutuhkan waktu adaptasi, baik untuk staf pelatih maupun bagi para pemain yang baru datang. La Paz bukanlah tempat yang mudah untuk terbiasa bermain. Kami tidak memiliki semua pertandingan yang diperlukan untuk beradaptasi, tetapi kami akan melakukannya dengan cara terbaik," kata Patricio Rodriguez, penyerang Bolivar.
Di kubu lawan, pelatih Gremio, Luis Castro, berada di bawah tekanan setelah timnya menelan kekalahan 1-2 dari Mirassol dalam lanjutan Brasileirao. Rotasi besar-besaran dilakukan dengan memasukkan pemain seperti Luis Eduardo, Wagner Leonardo, Pedro Gabriel, Dodi, Leo Perez, Enamorado, dan Braithwaite sebagai starter.