FIGC Siapkan Pengecualian Gaji demi Dapatkan Pep Guardiola
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) bersiap membuat pengecualian anggaran demi menggaet Pep Guardiola sebagai pelatih baru tim nasional Italia. Penawaran resmi senilai 5 juta euro bersih per musim telah disiapkan menjelang keputusan definitif pada Selasa, 28 Juli 2026.
Langkah ekstrem tersebut diambil FIGC untuk mengisi kekosongan posisi pelatih kepala Gli Azzurri yang ditinggalkan Gennaro Gattuso sejak April lalu. Kegagalan menembus Piala Dunia 2026 tiga kali beruntun memperburuk kondisi finansial federasi, sehingga restrukturisasi total mulai digalakkan.
Presiden FIGC Giovanni Malago menegaskan komitmen federasi dalam mengupayakan negosiasi dengan mantan manajer Manchester City tersebut, meskipun kondisi keuangan organisasi sedang mengalami pengetatan anggaran secara signifikan.
"Ada juga pertimbangan keuangan dan anggaran. Dalam jangka pendek hingga menengah, mengatakan bahwa kita harus mengencangkan ikat pinggang adalah pernyataan yang meremehkan," kata Malago.
Guna merealisasikan target utama ini, utusan FIGC Paulo Maldini dan Leonardo telah melawat ke Barcelona untuk memaparkan proyek jangka panjang hingga tahun 2030 kepada Guardiola.
"Namun, beberapa pengecualian telah dibuat, yang mungkin terkait dengan nama yang sangat dominan saat ini," ujar Malago.
Federasi memprioritaskan komunikasi terbuka agar peluang mendatangkan pelatih papan atas dunia itu tetap terjaga hingga tenggat waktu yang ditentukan.
"Bukan berarti pembicaraan ini [dengan Guardiola] pasti akan membuahkan hasil, tetapi saya percaya bahwa membuka dialog dan menjaganya tetap hidup adalah hal yang tepat dan penting," kata Malago.
Di sisi lain, proses perburuan pelatih baru ini memicu kekecewaan dari mantan juru taktik Italia, Roberto Mancini, yang merasa diabaikan dari daftar kandidat.
"Saya tidak dihubungi untuk posisi pelatih timnas Italia," kata Mancini.
Pihak majelis klub Serie A sempat memunculkan nama Antonio Conte, namun ide tersebut berseberangan dengan rencana Maldini. Keputusan akhir sosok juru taktik anyar bakal diumumkan secara resmi jelang laga Nations League melawan Belgia pada 25 September 2026.