Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Ekskalasi masalah kesehatan akibat saraf kejepit memaksa advokat Hotman Paris Hutapea mengundurkan diri dari tim kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada Kamis (23/7/2026). Keputusan tersebut memutus masa pendampingan hukum yang baru berjalan selama empat hari sejak 17 Juli 2026.
Pengunduran diri ini disampaikan langsung oleh Hotman saat menjalani perawatan medis di RS Medistra, Jakarta Selatan. Kondisi fisiknya mengalami penurunan hingga memerlukan bantuan pereda nyeri dan alat bantu jalan.
"Pagi ini saya kesakitan lagi di bagian pinggang bawah," kata Hotman Paris, Advokat.
Kondisi medis yang memburuk membuat tim dokter memberikan penanganan khusus sebelum memberikan keterangan pers.
"Jadi karena saya perlu painkiller karena masih sakit, tadi dokter Penny dikasih itu," kata Hotman Paris, Advokat.
Sebelum memutuskan mundur, Hotman mengaku telah berupaya melakukan berbagai langkah pengobatan tradisional hingga prosedur operasi medis di luar negeri guna menyembuhkan penyakit Hernia Nukleus Pulposus (HNP) pada bagian pinggangnya.
"Bulan Juni sudah kesakitan, sudah bolak-balik. Terus juga akupunktur sampai ke dokter katanya jago pijit di hutan di Bogor, Bojong Gede. Gue juga baru sadar kok ininya diginiin pijat makin parah gitu," kata Hotman Paris, Advokat.
Penanganan medis tradisional China di kawasan Jakarta Utara juga sempat ditempuh olehnya sebelum akhirnya diterbangkan ke Singapura.
"Dikasih 50 jarum-jarum, 50 ada, tusuk sini semua. Aduh benar-benar sampai dua kali. Baru saya sadar apa yang kejepit di sini apa yang di jarum-jarum," kata Hotman Paris, Advokat.
Tindakan pembedahan operasi saraf kejepit pada ruas L4 dan L5 akhirnya dilakukan di sebuah rumah sakit Singapura pada awal Juli. Kendati dokter mewajibkan istirahat total selama dua pekan, Hotman tetap nekat menangani kasus hukum Febrie.
"Aku sangat khawatir, takut jadi lumpuh. Karena selama dua bulan itu syaraf aku itu ke kaki," kata Hotman Paris, Advokat.
Rasa sakit yang makin intensif membuat Hotman mengambil keputusan tegas untuk melepas status penasihat hukum Febrie Adriansyah demi fokus pada proses penyembuhan.
"Saya sudah bilang ke dia, karena kondisi kesehatan yang bisa parah, saya sudah memberitahukan beliau [Febrie] saya mengundurkan diri sebagai pengacara dari bapak Febrie dalam kasus sebagai tersangka di Kejaksaan Agung, itu intinya," kata Hotman Paris, Advokat.
Langkah pengunduran diri ini menuntaskan rentetan dinamika singkat sejak Hotman pertama kali mendampingi Febrie dalam pemeriksaan tersangka di Kejaksaan Agung.
"Hari ini (Febrie) sudah di-BAP dari jam 9 sampai sekarang baru selesai. Ada 18 pertanyaan yang sudah dijawab dengan baik, dan kesimpulannya tidak ada penahanan. Dan ada 18 pertanyaan dijawab hari ini. Hari ini fokus kepada kasus ASABRI," kata Hotman Paris, Advokat.
Isu ini sempat memicu kontroversi publik dan kritik dari organisasi pers terkait pernyataan Hotman saat jumpa pers pertama, yang kemudian ditindaklanjuti dengan klarifikasi terbuka.
"Pernyataan maaf dari saya Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan, 'Lu punya otak enggak sih?'," kata Hotman Paris, Advokat.
Selain menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers, Hotman juga menyampaikan klarifikasi tertulis yang ditujukan kepada jajaran pejabat negara.
"Halo Bapak Presiden Republik Indonesia. Halo Bapak Jaksa Agung. Halo Bapak Kapolri.
Halo Bapak Kapolda Metro Jaya. Dengan ini Hotman menyatakan permohonan maaf kalau ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan pada waktu konferensi pers, pada waktu setelah selesai pemeriksaan tersangka mantan Jampidsus di Kejaksaan Agung pada tanggal 17 Juli 2026 ya," kata Hotman Paris, Advokat.
Kini Hotman mengonfirmasi bahwa dirinya telah memberitahukan pembatalan pendampingan hukum ini secara pribadi kepada Febrie.
"Sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya yang sekarang jadi mantan, Febrie Jampidsus, (bahwa) saya mengundurkan diri," kata Hotman Paris, Advokat.
Meski Febrie sempat meminta penundaan, keputusan pengunduran diri tersebut tetap diambil secara final untuk mengantisipasi risiko kelumpuhan.
"Sudah ngomong dari 2 hari lalu tapi beliau mengimbau kalau bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini aku takut makin parah ya," kata Hotman Paris, Advokat.
Febrie Adriansyah disebut memaklumi alasan medis di balik keputusan pengunduran diri mantan pengacaranya tersebut.
"Ya dia bisa maklumin, enggak apa-apa dia sahabat saya juga, maklumin," kata Hotman Paris, Advokat.
Hotman dijadwalkan kembali terbang ke Singapura untuk merawat luka bekas operasi saraf kejepitnya yang mengalami komplikasi.