Atap Dua Ruangan SDN Tanggirejo Ambrol Akibat Lapuk Dimakan Rayap
Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan terpaksa dipindahkan ke musala setelah atap dua ruangan di sekolah tersebut ambrol secara berurutan sejak awal tahun akibat kayu penyangga lapuk dimakan rayap, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kepala SD Negeri Tanggirejo, Juwariyah, mengonfirmasi bahwa kerusakan fatal pada struktur atap tersebut disebabkan oleh serangan hama yang sudah berlangsung lama hingga memicu runtuhnya konstruksi bangunan.
"(Sampai ambrol karena penyangga atap) Dimakan rayap itu, nek dirungokke iki 'krekes krekes krekes' suarane ngoten," ujar Kepala SD Negeri Tanggirejo, Juwariyah.
Ruangan pertama yang mengalami kerusakan adalah ruang guru dan kepala sekolah. Insiden tersebut terjadi pada malam hari di awal tahun.
"Alhamdulillahnya itu (kejadian) malam hari, paling selatan ruang guru itu (ambrol) Januari tahun ini. Sudah tidak bisa digunakan," ujar Juwariyah.
Kerusakan kemudian meluas ke fasilitas belajar siswa beberapa bulan setelah kejadian pertama.
"Ruang kelas enam, barusan kok (ambrolnya), sekitar bulan April," ucap Juwariyah.
Guna menjaga keselamatan seluruh warga sekolah, pihak pengelola terpaksa melakukan penyesuaian penggunaan ruangan yang masih aman.
"Kelas enamnya tak sendirikan, kelas limanya tak taruh di musala. Terus ruang gurunya tak tempatkan nggone perpustakaan," tutur Juwariyah.
Merespons kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Purnyomo, menyatakan pihak dinas telah menerima laporan awal dari Koordinator Wilayah setempat dan merencanakan peninjauan langsung ke lokasi.
"Korwil kemarin sudah mendatangi sekolah untuk cek keadaan bangunan tersebut, kemudian menyampaikan informasi perihal kondisi sekolah ke dinas melalui Kabid Pembinaan SD," kata Purnyomo.
Pemerintah daerah berencana melakukan verifikasi lapangan guna memastikan data kerusakan secara detail untuk tindakan selanjutnya.
"Agar informasi lebih lengkap dan valid, besok Kabid Pembinaan SD akan melakukan cek lapangan secara langsung ke SDN Tanggirejo," tambah Purnyomo.