Trump Calonkan Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bermanuver dengan mencalonkan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Kamis (23/7/2026).
Trump menilai Infantino memiliki kemampuan istimewa untuk menyatukan orang-orang serta dihormati oleh semua orang di seluruh dunia. Hubungan keduanya makin erat selama pergelaran Piala Dunia 2026, termasuk saat Infantino menganugerahkan FIFA Peace Prize kepada Trump pada Desember tahun lalu.
Dukungan tersebut mengemuka menjelang berakhirnya masa jabatan Sekjen PBB Antonio Guterres pada Desember 2026 mendatang. Berdasarkan Pasal 97 Piagam PBB, pengganti Guterres akan diangkat oleh Majelis Umum atas rekomendasi Dewan Keamanan untuk masa jabatan lima tahun mulai 1 Januari 2027.
Untuk meraih posisi tersebut, Infantino harus mengantongi dukungan dari 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB tanpa veto dari anggota tetap, sebelum disetujui Majelis Umum. Laporan pencalonan ini muncul usai kedekatan keduanya terlihat dalam intervensi penangguhan sanksi kartu merah pemain timnas sepak bola AS, Folarin Balogun.
Setelah FIFA secara tidak biasa menangguhkan larangan bertanding Balogun selama satu tahun akibat kartu merah saat melawan Bosnia, Trump menyampaikan apresiasinya secara terbuka.
"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih mengenai laporan pencalonan tersebut. Trump sendiri sebelumnya berulang kali mengkritik efektivitas PBB, memangkas pendanaan AS, serta menarik diri dari beberapa organisasi afiliasi PBB termasuk WHO.