Kebakaran Toko Kue di Pasar Ciputat Merembet Nyaris Hanguskan Toko Emas
Sebuah toko kue di kawasan Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mengalami kebakaran hebat pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik ini sempat memicu kepanikan warga karena lokasinya berdampingan langsung dengan deretan toko emas.
Kobaran api yang membakar bagian dalam bangunan ruko tersebut terlihat jelas hingga ke atas area flyover Ciputat. Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.
Sejumlah pemilik toko emas yang panik terlihat mendatangi lokasi untuk mengamankan barang dagangan mereka dari potensi perembetan api. Warga sekitar turut meminta para pedagang menjauh dari area bahaya saat petugas mulai melakukan tindakan penanganan.
Proses pemadaman sempat diwarnai kepulan asap tebal serta suara ledakan berulang dari dalam toko yang terkunci. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel terpaksa menjebol pintu ruko untuk menjangkau titik api utama.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari empat pos berbeda. Penanganan difokuskan untuk mengisolasi area kebakaran agar tidak menjalar ke deretan toko emas di sebelahnya.
Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api dalam rentang waktu sekitar 15 hingga 30 menit. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, sementara nilai kerugian material ditaksir mencapai Rp65 juta.
"Masih tahap pemadaman. Ada 4 pos yang ke sana," ujar petugas call center Damkar Tangsel.
Aparat kepolisian setempat menyatakan situasi di lokasi kejadian dapat diamankan dengan cepat tanpa kendala berarti.
"Sudah aman. 15 menit pemadaman. Hanya satu toko," kata Bambang, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi dugaan awal pemicu munculnya kobaran api di dalam ruko tersebut.
"Dugaan awal adalah korsleting listrik dari toko kue," ucap Bambang.
Dalam keterangan terpisah, kepolisian memastikan bahwa insiden tersebut tidak memakan korban jiwa dan arus lalu lintas kembali lancar usai pemadaman.
"Sudah aman, 15 menit api sudah dapat dipadamkan. 30 menit melancarkan arus lalu lintas. Korban jiwa nihil," kata Bambang.
Pihak kepolisian menegaskan kembali asal muasal api dari lokasi bangunan toko kue.
"(Diduga) Titik api berawal dari toko kue," ujar Bambang.
Warga yang berada di lokasi kejadian menuturkan kepanikan para pemilik toko emas yang berdekatan dengan tempat kejadian perkara.
"Sebelahnya itu toko emas. Jadi beberapa pemilik toko yang enggak kena tiba-tiba datang menyelamatkan dagangannya, emas-emasnya dan lain-lain karena takut api merembet," ujar Nia, warga RT 01 RW 01 Cipayung.
Ia juga menceritakan bahaya serpihan material bangunan dan ledakan saat proses pemadaman berlangsung.
"Kita kan takut serpihan apinya kena dia," imbuh Nia.
Warga menyebutkan adanya imbauan dari petugas akibat barang-barang pecah belah di dalam ruko.
"Damkar suruh warga mundur karena tokonya tertutup, banyak pecahan kaca. Tadi juga bunyi ledakan berkali-kali, meletek-meletek," jelas Nia.
Petugas pemadam kebakaran mengonfirmasi prioritas penanganan agar kobaran api tidak meluas ke area pertokoan lainnya.
"Ini toko kue, cuma satu toko yang terbakar. Karena sebelahnya itu emas," kata Nurudin, Komandan Peleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan.
Proses melokalisasi api berjalan lancar sehingga area pertokoan di sekitarnya dapat diselamatkan dari kobar api.
"Kurang lebih 30 menit proses pemadamannya. Enggak ada kendala," kata Nurudin.
Pihak Damkar Tangsel menyampaikan estimasi total kerugian material yang dialami oleh pemilik toko kue tersebut.
"Informasi terakhir yang kami terima itu listrik. Kerugian dari pihak toko kue kurang lebih Rp 65 juta," ucap Nurudin.