PM Inggris Andy Burnham Dorong Reformasi Sistem Pendidikan Kejuruan

Share

Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Andy Burnham, memunculkan gagasan untuk mengubah sistem pendidikan nasional agar lebih berfokus pada pendidikan kejuruan. Kebijakan ini dirancang guna membantu penyerapan tenaga kerja muda sekaligus mendukung rencana reindustrialisasi di Inggris, sebagaimana dilansir dari Detikcom per 20 Juli 2026.

Perubahan sistem tersebut disampaikan langsung oleh Burnham saat menyampaikan pidato perdananya di Downing Street setelah resmi menggantikan Keir Starmer.

"Kami akan membantu lebih banyak anak muda untuk bekerja dengan mengubah sistem pendidikan dan memberi mereka lebih banyak dukungan, lebih banyak dukungan kesehatan mental," kata Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham.

Mantan Wali Kota Greater Manchester itu menilai penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan lapangan kerja menjadi krusial. Kendati demikian, wacana reformasi pendidikan kejuruan ini memicu tanggapan dari pelaku pendidikan yang mengingatkan agar standar akademis tetap terjaga ketat.

Seorang asisten kepala sekolah bidang tanggung jawab kewarganegaraan di Dixons Academies menyoroti pentingnya keseimbangan tersebut agar kualitas akademis tidak tergerus. Di sisi lain, asosiasi pimpinan sekolah menyambut terbuka ruang dialog untuk mematangkan detail rancangan regulasi tersebut.

"Dibutuhkan banyak detail kebijakan tentang bagaimana mewujudkan aspirasi tersebut. Para pemimpin sekolah dan perguruan tinggi benar-benar siap dan bersedia untuk menjadi bagian dari proses tersebut, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru untuk membentuk masa depan yang lebih adil," ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemimpin Sekolah dan Perguruan Tinggi, Pepe Dilasio.

Guna merealisasikan agenda strategis di bidang pendidikan, pemerintahan baru telah menunjuk pejabat khusus yang akan memimpin kementerian terkait.

Burnham resmi menunjuk Lucy Powell sebagai Menteri Pendidikan Inggris yang baru. Powell, yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana kimia dari King's College London, menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan tugas-tugas reformasi kurikulum dan kualifikasi teknis.

"Bagi saya, tidak ada tugas yang lebih penting bagi pemerintah mana pun selain memastikan kaum muda mendapatkan pendidikan terbaik, peluang terbaik, dan masa depan terbaik yang mereka bisa. Banyak yang harus dilakukan dan saya berharap dapat segera memulainya," ucap Menteri Pendidikan Inggris, Lucy Powell.

Dalam menjalankan tugasnya, Powell akan berkolaborasi dengan Menteri Pekerjaan dan Pensiun, Pat McFadden. Kerja sama lintas kementerian ini akan berfokus pada penataan ulang sistem pendidikan serta keterampilan bagi kelompok usia pasca-16 tahun.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author