Gwangju FC Jamu Gimcheon Sangmu Pada Pekan Ke-19 K League 1 2026
Gwangju FC mengincar momentum kebangkitan saat menjamu Gimcheon Sangmu pada laga pekan ke-19 K League 1 2026 di Stadion Gwangju World Cup, Rabu (22/7/2026) pukul 19.30 waktu setempat. Tuan rumah berambisi keluar dari dasar klasemen sementara usai mencatatkan satu kemenangan, enam imbang, dan delapan kekalahan dari 18 pertandingan.
Klub asuhan Jungkyu Lee tersebut baru mengumpulkan sembilan poin serta kebobolan 41 kali dan mencetak delapan gol dalam 17 laga awal musim. Untuk mendongkrak performa, manajemen mendatangkan Van Hrunsven, João Pedro, dan Emir Saitoski guna memperkuat skuad setelah sanksi disiplin mereka berakhir.
Pelatih Gwangju FC mengonfirmasi kehadiran amunisi baru serta kembalinya pilar utama di lini pertahanan dan tengah.
"Setelah Choi Kyung-rok, Shin Chang-moo telah kembali," kata Pelatih Gwangju FC, Jungkyu Lee.
Menghadapi Gimcheon Sangmu, Lee menerapkan skema 4-1-4-1 dengan memasang Saitoski sejak awal di sektor sayap untuk mendampingi Eidale.
"Saitoski akan tampil sebagai starter. Saya telah mengamatinya selama dua minggu. Saitoski bekerja sangat keras.
Namun, dia perlu beradaptasi dalam bertahan. Para pelatih telah berdiskusi mengenai pemilihannya. Sebagaimana dia telah berkeringat lebih keras dari siapapun di lapangan latihan, saya berharap dia bisa membuat debut yang bagus," kata Jungkyu Lee.
Proses integrasi para pemain baru berjalan positif dan meningkatkan rasa percaya diri di dalam tim jelang laga kandang ini.
"Saya puas dengan penguatan skuad. Para pemain juga berusaha menyatu dengan cepat ke dalam tim. Selain bersungguh-sungguh dalam latihan, mereka ingin mengetahui lebih banyak informasi tim.
Memiliki sikap yang sangat baik. Saya pikir tim akan menjadi semakin baik," ujar Jungkyu Lee.
Sektor penyerangan juga mendapat tambahan tenaga baru lewat kehadiran Eidale yang diharapkan langsung menyatu dengan lini depan.
"Idale adalah pemain yang familiar yang pernah bersama di Seoul E-Land. Dia adalah pemain dengan kemampuan mencetak gol. Saya menantikan chemistry yang baik dengan Saitoski dan (Choi) Kyung-rok. Kami akan mampu menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol dari sebelumnya," kata Jungkyu Lee.
Di pihak lawan, Gimcheon Sangmu menempati posisi ke-11 klasemen dengan 16 poin dan mengusung formasi 4-4-2. Lini depan diisi duet Jung Jae-min dan Park Se-jin, didukung Lee Kang-hyun serta Park Tae-joon di tengah, sementara lini belakang dikawal Lim Deok-geun, Byun Jun-su, Park Jin-sung, Kim Tae-hwan, dan kiper Baek Jong-beom.
Pelatih Gimcheon Sangmu memberikan evaluasi mendalam terhadap kelemahan timnya dari pertandingan sebelumnya.
"Saya menunjukkan apa yang kurang pada pertandingan terakhir," kata Pelatih Gimcheon Sangmu, Joo Seung-jin.
Penuntasan peluang di depan gawang menjadi sorotan utama agar Gimcheon Sangmu mampu mengamankan poin penuh.
"Khususnya, kami harus memanfaatkan peluang mencetak gol. Kami tidak akan bisa bergerak ke situasi yang lebih baik dari sekarang jika kami melewatkan kesempatan," kata Joo Seung-jin.
Selain penyelesaian akhir, peta kekuatan Gwangju FC yang berubah pasca-perekrutan pemain baru turut diantisipasi oleh tim tamu.
"Gwangju telah berubah sepenuhnya. Seiring bergabungnya para pemain baru, mereka menjadi lebih kuat dibandingkan paruh pertama. Kami menganalisis struktur serangan dan pertahanan Gwangju yang berubah. Saya pikir para pemain akan tampil baik karena kami telah mempersiapkan cara menargetkan dan bersiap," ujar Joo Seung-jin.
Jadwal padat di kompetisi domestik dan ajang Piala Korea juga menjadi tantangan fisik tersendiri bagi Gimcheon Sangmu.
"Pertandingan akhir pekan dan hari kerja saling menyusul. Ada Piala Korea di antaranya. Tidak ada kemenangan kandang musim ini.
Sadari semuanya. Kami akan mendiskusikannya dengan baik bersama para pelatih sehingga mereka dapat menunjukkan penampilan yang semakin baik," tutur Joo Seung-jin.