Pep Guardiola Marah Besar Akibat Bocornya Kabar Kepergian dari Man City
Manajer Manchester City Pep Guardiola dilaporkan mengalami kemarahan besar setelah rencana kepindahannya pada musim panas mendatang tersebar luas ke publik lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Kabar mengejutkan ini memaksa sang pelatih asal Spanyol mengadakan panggilan grup mendadak di tengah malam guna memberikan konfirmasi langsung kepada seluruh pemain menjelang pertandingan penting.
Berdasarkan laporan The Sun, Guardiola sangat kesal karena informasi krusial mengenai pengunduran dirinya mencuat tepat sebelum laga tandang yang wajib dimenangi melawan Bournemouth.
Padahal, mantan pelatih Bayern Munich tersebut sempat memilih bungkam selama beberapa hari terakhir dan terus menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan sisa kontrak 12 bulan di Etihad Stadium.
Informasi mendadak ini membuat seluruh anggota skuad utama terkejut mengingat mereka baru saja menerima kepastian pada hari Sabtu bahwa sang manajer akan tetap bertahan di klub.
"Pep sangat marah dengan waktu pengumuman yang dilakukan tepat sebelum pertandingan. Dia memanggil para pemain untuk mengikuti panggilan grup larut malam dan mengonfirmasi bahwa dia akan pergi. Dia meminta maaf atas cara berita itu tersebar. Hal itu mengejutkannya. Para pemain baru saja diberitahu pada hari Sabtu bahwa dia tidak akan pergi, jadi semua orang dalam keadaan terkejut."
kata seorang sumber kepada SunSport.
Langkah mundurnya Guardiola sekaligus menandai akhir dari era dominasi luar biasa sejak kedatangannya pada 2016 yang telah menghasilkan 17 gelar bergengsi untuk Manchester City.
Prestasi tersebut meliputi enam trofi Liga Premier, gelar Liga Champions perdana pada 2023, serta kesuksesan mempertahankan dua piala domestik setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Piala FA musim ini.
Proses transisi manajerial kini mulai diperbincangkan hangat dengan munculnya laporan dari The Athletic yang mengaitkan mantan asistennya, Enzo Maresca, sebagai kandidat pengganti potensial.
Kepastian City untuk tetap berada dalam jalur perebutan takhta juara liga musim ini sepenuhnya bergantung pada hasil akhir dalam pertandingan melawan Bournemouth.
Jika memetik kemenangan, laga penentu pada hari Minggu melawan Aston Villa akan menjadi pertandingan ke-593 sekaligus momen terakhir bagi Guardiola bersama klub.
Pertandingan penutup tersebut juga dipastikan menjadi akhir masa bakti bagi dua pemain pilar, Bernardo Silva dan John Stones, yang telah dikonfirmasi akan hengkang pada musim panas ini.