Polda Sumsel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Share

Polda Sumatera Selatan memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan alokasi BBM bersubsidi tepat sasaran serta mengantisipasi potensi penimbunan di wilayahnya. Langkah penguatan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Pendistribusian dan Penjualan BBM di SPBU yang dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana pada Selasa (21/7), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Forum koordinasi yang bertempat di Gedung Presisi Polda Sumsel tersebut melibatkan jajaran Pemprov Sumsel, Kodam II/Sriwijaya, Korem 044/Garuda Dempo, Kejaksaan Tinggi Sumsel, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, hingga Hiswana Migas.

Upaya sinergis lintas sektor ini difokuskan untuk mencegah praktik ilegal, penyalahgunaan BBM bersubsidi, serta gangguan pasokan energi yang dapat merugikan perekonomian daerah dan masyarakat.

Pasokan energi yang stabil menjadi krusial dalam menopang pergerakan sektor transportasi, kelancaran lalu lintas logistik, operasional dunia usaha, serta menjaga iklim investasi daerah tetap kondusif. Melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, Polda Sumsel mendorong transparansi serta akuntabilitas pada seluruh rantai distribusi energi dari hulu hingga hilir.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan keberadaan pengawasan terpadu merupakan wujud penegakan komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah. "Kami memastikan seluruh proses distribusi BBM mendapat pengawasan yang optimal melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik penyimpangan yang dapat mengganggu ketersediaan energi maupun merugikan masyarakat. Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah dan menjaga stabilitas nasional," tegas Rony dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Langkah kolaboratif ini juga menjadi bagian dari strategi pengamanan untuk menjaga ketertiban umum di tengah dinamika kebutuhan energi masyarakat Sumatera Selatan. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan bahwa efektivitas pengawasan di lapangan sangat bergantung pada soliditas antarinstansi. "Kami berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menjaga distribusi BBM agar tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat sesuai peruntukannya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan stabilitas keamanan, menjaga iklim investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan," ujar Nandang.

Polda Sumsel berencana melanjutkan pemantauan secara berkala guna menjamin ketersediaan BBM di pasaran tetap aman dan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author