Pemkab Buleleng Gelar Lovina Festival 2026 pada 24-29 Juli
Pemerintah Kabupaten Buleleng mematangkan persiapan pelaksanaan Lovina Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24-29 Juli 2026 di Kawasan Pantai Lovina, Bali. Langkah ini diambil untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke kawasan Bali Utara, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Ajang tahunan tersebut resmi masuk ke dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diinstruksikan untuk memastikan kelancaran acara agar dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi para pengunjung.
"Kami telah menginstruksikan seluruh OPD agar memastikan semua persiapan benar-benar matang sehingga festival dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para pengunjung karena Lovina Festival menjadi bagian dari kalender Kharisma Event Nusantara 2026," ujar Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng menjadi tahapan akhir pematangan teknis sebelum pembukaan festival pada Jumat, 24 Juli 2026.
"Ini adalah rapat koordinasi terakhir. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar matang agar Lovina Festival 2026 dapat berjalan sukses," kata Putu Ayu Reika Nurhaeni.
Dalam pembagian tugas interen, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM menyeleksi 82 pelaku UMKM untuk menampilkan produk berkualitas. Dinas Perhubungan bersama Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem juga menyediakan 10 titik parkir guna mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas.
Sisi pengamanan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja yang bersiap di 14 titik strategis, sementara Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan menyiagakan personel darurat. Dinas Lingkungan Hidup turut mengelola titik pembuangan sampah, didukung layanan siaran langsung dan publikasi media dari pemerintah daerah.
Rangkaian agenda Lovina Festival 2026 menyajikan perlombaan miniatur perahu layar, ajang lari, balap lintas alam, balapan sapi tradisional Gerumbungan, pertunjukan seni budaya, hiburan musik, hingga kampanye gemar makan ikan selama enam hari penyelenggaraan.