Harga Emas Antam Naik Rp 22 Ribu per Gram pada Perdagangan 21 Juli 2026
Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat sebesar Rp 22.000 per gram pada Selasa (21/7/2026) hingga ditutup pada level Rp 2.632.000 per gram.
Penguatan tersebut terjadi setelah harga emas Antam mengalami dua kali penyesuaian dalam sehari. Pada Selasa pagi, harga sempat diturunkan sebesar Rp 9.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp 2.610.000 per gram menjadi Rp 2.601.000 per gram, sebelum akhirnya dinaikkan kembali pada sore hari.
Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga beli kembali atau buyback oleh Logam Mulia juga mengalami peningkatan sebesar Rp 31.000 per gram. Harga buyback bergerak dari posisi sebelumnya Rp 2.341.000 per gram menjadi Rp 2.372.000 per gram.
Berdasarkan data perdagangan tersebut, selisih atau spread antara harga beli Antam dan harga buyback tercatat sebesar Rp 260.000 per gram. Tingginya selisih harga ini menjadikan investasi pada emas batangan lebih ditujukan untuk jangka panjang guna menutup rentang selisih harga jual dan beli.
| Keterangan | Harga (per gram) |
|---|---|
| Harga Emas Antam | Rp 2.632.000 |
| Harga Buyback | Rp 2.372.000 |
| Selisih (Spread) | Rp 260.000 |
Data historis menunjukkan kalkulasi potensi keuntungan atau kerugian investasi emas batangan pada beberapa kurun waktu pembelian sebelumnya jika dijual kembali pada harga buyback saat ini.
| Tanggal Pembelian | Harga per gram | Potensi Laba/Rugi |
|---|---|---|
| 14 Juli 2026 | Rp 2.615.000 | -9,29% (rugi) |
| 21 Juni 2026 | Rp 2.668.000 | -11,09% (rugi) |
| 21 April 2026 | Rp 2.880.000 | -17,64% (rugi) |
| 21 Januari 2026 | Rp 2.805.000 | -15,44% (rugi) |
| 21 Oktober 2025 | Rp 2.487.000 | -4,62% (rugi) |
| 21 Juli 2025 | Rp 1.927.000 | 23,09% (untung) |
| 21 April 2025 | Rp 1.980.000 | 19,80% (untung) |
| 21 Januari 2025 | Rp 1.591.000 | 49,09% (untung) |
| 21 Oktober 2024 | Rp 1.514.000 | 56,67% (untung) |