Kemensos Salurkan Bantuan Pasca Bencana Rp61 Miliar ke Aceh Utara
Kementerian Sosial menyalurkan bantuan pascabencana bertahap senilai Rp61,83 miliar untuk warga terdampak di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Penyaluran dana ini mendasarkan pada data terverifikasi pemerintah daerah setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Selasa (21/7/2026).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa proses distribusi logistik dan dana bantuan di wilayah Pulau Sumatera terus berjalan. Mekanisme penyaluran dana pascabencana tersebut mengacu pada arahan dari Kementerian Dalam Negeri.
"Kami telah mendapatkan satu instruksi dari Pak Menteri Dalam Negeri selaku ketua Satgas, bantuan bisa segera disalurkan melalui mekanisme yang sudah ditentukan," jelas Mensos Saifullah Yusuf.
Akurasi penerima bantuan dipastikan melalui rekomendasi dinas sosial setempat yang disetujui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta divalidasi Kementerian Dalam Negeri. Langkah validasi tersebut dilakukan guna menjamin seluruh alokasi dana tersalurkan tepat sasaran.
"Kami berterima kasih kepada Pak Bupati Aceh Utara yang telah bekerja keras menghadirkan data yang akurat, data yang sesuai kondisi objektif di lapangan, data yang terverifikasi dengan baik, khususnya bagi keluarga-keluarga yang terdampak bencana," ujar Mensos Saifullah Yusuf saat menerima Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil di Kantor Kemensos.
Rincian alokasi anggaran mencakup santunan ahli waris tahap I bagi 288 jiwa senilai Rp4,32 miliar dan santunan luka berat tahap I untuk 496 jiwa sebesar Rp2,48 miliar. Selain itu, Kemensos mengalokasikan bantuan isi hunian bagi 4.212 Kepala Keluarga (KK) senilai Rp12,63 miliar, jaminan hidup untuk 15.807 jiwa senilai Rp21,33 miliar, serta bantuan stimulan ekonomi 4.212 KK sebesar Rp21,06 miliar.
Pemerintah saat ini tengah memproses pengajuan tahapan pencairan bantuan berikutnya untuk wilayah Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya.
"Nah saya sekali lagi ya, karena memang memerlukan waktu buat Aceh Utara memperoleh data yang akurat itu, kita sekarang sedang proses, kita lagi ajukan, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa selesai dan bisa segera disalurkan," ujar Mensos Saifullah Yusuf.