Kementrans Serahkan 441 Sertifikat Tanah ke Transmigran Simeulue
Kementerian Transmigrasi meresmikan penyerahan 441 Sertifikat Hak Milik kepada keluarga transmigran di Kabupaten Simeulue, Aceh, pada Minggu (19/7), guna memberikan kepastian hukum atas lahan yang telah ditempati selama puluhan tahun, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Acara seremonial pembagian sertifikat melalui Program Trans Tuntas tersebut berpusat di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) 1 Latiung. Pembagian sertifikat ini mencakup 350 bidang lahan di Kawasan Transmigrasi Latiung serta 91 bidang di UPT Sigulai Kawasan Transmigrasi Selaut.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara berhalangan hadir secara langsung karena beragenda menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7), sehingga menyapa warga secara daring.
"Bagi kami, sertifikat tanah bukan sekadar dokumen. Sertifikat adalah kepastian hukum, ketenangan hidup, sekaligus modal ekonomi bagi rakyat," ujar Iftitah dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Ia menambahkan bahwa kepastian legalitas aset tanah menjadi landasan utama untuk membangun kawasan transmigrasi yang maju, sejahtera, sekaligus memperluas akses pembiayaan warga.
Sebanyak 226 sertifikat diserahkan secara langsung dalam acara simbolis tersebut, sedangkan 215 sertifikat sisa disalurkan bertahap langsung ke rumah warga oleh petugas. Namun, beberapa sertifikat terbitan 2018 di UPT Sigulai masih tertahan lantaran adanya ketidaksesuaian data peta dengan bidang tanah di lapangan.
Bupati Simeulue Muhammad Nasrun Mikaris menyambut positif penuntasan legalitas tanah yang sudah dinantikan masyarakat transmigran di wilayahnya tersebut.
"Secara simbolis tadi kami sudah menyerahkan 15 sertifikat. Insya Allah seluruh sertifikat lainnya akan segera kami bagikan kepada masyarakat di luar rangkaian acara ini," ujar Nasrun.
Penataan ulang batas bidang serta konsolidasi tanah segera dilakukan pemerintah daerah guna menyelesaikan sengketa data di UPT Sigulai tersebut.
"Segera kami tindak lanjuti bersama seluruh pihak terkait agar hak masyarakat dapat segera terpenuhi. Salam hormat untuk seluruh transmigran di Simeulue," kata Menteri Iftitah.
Program Trans Tuntas menjadi langkah prioritas Kementerian Transmigrasi untuk meletakkan fondasi kawasan transmigrasi yang mandiri serta produktif di seluruh wilayah Indonesia.