Vino G Bastian dan Marsha Timothy Adu Peran di Film Ayah Aku Mau Cerita
Falcon Pictures resmi merilis trailer dan poster untuk film terbaru karya sutradara Danial Rifki berjudul Ayah, Aku Mau Cerita. Dikutip dari Detikcom, karya sinematik ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026.
Sinopsis film ini menyoroti kehidupan keluarga sederhana Andi Budiman yang diperankan Vino G Bastian bersama istrinya yang dimainkan Marsha Timothy. Keharmonisan keluarga di Desa Banaran tersebut berubah drastis setelah putri remaja mereka, diperankan Ziva Magnolya, menjadi korban pelecehan.
Upaya mempertahankan diri memicu insiden yang berujung pada hilangnya putra tunggal seorang Kapolres. Situasi ini memaksa Andi terlibat dalam perlombaan melawan waktu demi melindungi keutuhan keluarganya meski tanpa kekuasaan maupun jabatan.
Berbeda dari proyek-proyek sebelumnya, pasangan suami istri Vino G Bastian dan Marsha Timothy justru ditempatkan pada posisi yang saling berhadapan. Keduanya harus mempertahankan keyakinan masing-masing di tengah konflik yang memicu ketegangan emosional.
"Andi adalah laki-laki biasa. Dia bukan orang yang selalu tahu jawaban dari setiap masalah. Justru karena itulah dia terasa nyata yang menggerakkannya hanya satu hal, yaitu cinta kepada keluarganya. Saya percaya, ketika seorang ayah dihadapkan pada pilihan yang mustahil, yang berbicara bukan logika lagi, melainkan hati. Dan itulah yang membuat saya sangat tersentuh setiap menjalani adegan demi adegan," kata Vino G Bastian.
Marsha Timothy juga mengungkapkan pandangannya mengenai dinamika karakter yang harus dimainkannya dalam film ini.
"Kami tidak sedang memainkan pasangan yang saling menopang. Kami justru dipertemukan dalam situasi yang membuat masing-masing karakter memiliki keyakinannya sendiri tentang apa yang benar. Ada ketegangan emosional yang sangat kuat karena setiap keputusan memiliki konsekuensi bagi banyak orang. Itu membuat film ini terasa sangat manusiawi," kata Marsha Timothy.
Produser Falcon Pictures, Frederica, menegaskan alasan pemilihan cerita ini didasari oleh kekuatan nilai emosional yang sangat dekat dengan pengalaman banyak orang.
"Semua orang pernah menjadi anak. Sebagian dari kita menjadi orang tua, dan hampir semua orang mengenal seseorang yang diam-diam memikul beban demi keluarganya. Film ini lahir dari ruang itu. Kami ingin menghadirkan karya yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton pulang dengan hati yang lebih penuh, lebih hangat, dan mungkin, lebih menghargai keluarga yang selama ini ada di samping mereka," ungkap Frederica.
Sutradara Danial Rifki menambahkan bahwa di balik elemen investigasi dan ketegangan, narasi utama film tetap berpusat pada dinamika hubungan manusia.
"Film ini berbicara tentang rasa bersalah, pengampunan, keadilan, dan cinta yang tidak mengenal syarat. Saya berharap ketika lampu bioskop menyala kembali, penonton membawa pulang satu pertanyaan sederhana: sudahkah kita benar-benar mendengarkan orang-orang yang kita cintai?" kata Danial Rifki.
Selain jajaran pemeran utama tersebut, produksi ini turut diperkuat oleh penampilan Niken Anjani, Gunawan Sudrajat, Pritt Timothy, Rizky Hanggono, Queen Lubis, Sadana Agung, Norman Akyuwen, Ibnu Gundul, Whani Darmawan, Faris Fadjar, serta Aksara Dena.