Polda Sumsel Gelar Rakernis Perencanaan 2026 Guna Kawal Program Prioritas
Polda Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun 2026 untuk menyelaraskan perencanaan kerja dan anggaran daerah dengan program prioritas nasional. Langkah strategis ini mencakup penguatan dukungan pada ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga peningkatan pelayanan publik yang Presisi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana membuka forum tersebut secara langsung mewakili Kapolda Sumsel. Agenda rapat turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Rahmadi Murwanto, jajaran pejabat utama Polda Sumsel, serta personel fungsi perencanaan dari seluruh satuan kerja dan satuan wilayah.
Mengusung tema "Penguatan Fungsi Perencanaan Guna Mendukung Pengawalan Program Prioritas Nasional", pertemuan ini dirancang untuk menyelaraskan kebijakan institusi kepolisian daerah dengan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027. Penggunaan anggaran dipastikan berjalan searah dengan kebijakan Presiden RI dan implementasi Program Presisi Kapolri di wilayah Sumatera Selatan.
Evaluasi internal mencatat realisasi penyerapan anggaran Polda Sumsel hingga pertengahan Juli 2026 telah menyentuh angka 63,71 persen, atau setara dengan Rp1,17 triliun. Rencana peningkatan tipe operasional Polres Lubuklinggau, Polsek Kayuagung, dan Polsek Lempuing juga menjadi fokus pembahasan penting.
Selain peningkatan status markas kepolisian, usulan pembentukan 16 Pos Polisi Subsektor baru turut diajukan. Polda Sumsel juga menargetkan pencapaian predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi pada tahun 2027 mendatang.
Penguatan sistem perencanaan ini ditargetkan mampu memacu kualitas layanan publik, mulai dari percepatan respons penanganan gangguan keamanan, penanggulangan karhutla, hingga penegakan hukum yang profesional, transparan, serta berkeadilan.
"Perencanaan program kerja dan anggaran harus berbasis data, analisis kebutuhan serta risiko wilayah sehingga mampu mendukung stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan. Keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi dari kualitas manfaat yang dirasakan institusi maupun masyarakat," kata Brigjen Pol Rony Samtana.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawal agenda strategis pemerintah lewat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
"Kami memastikan seluruh jajaran Polda Sumsel terus memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas nasional. Perencanaan yang baik akan menghasilkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan rasa aman sehingga pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dapat berjalan secara optimal," ujar Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.