Kemdiktisaintek Buka Program Aksara Mahasiswa 2026
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI resmi membuka program Aksara (Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat) oleh Mahasiswa untuk tahun 2026, dikutip dari Detikcom.
Program ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus pemberdayaan masyarakat yang digerakkan langsung oleh mahasiswa. Pelaksanaannya melibatkan organisasi kemahasiswaan intrakampus dengan pendampingan dari tim dosen.
Dalam penerapannya, mahasiswa serta dosen pendamping bakal berkolaborasi bersama mitra masyarakat dan mitra pemerintah di lokasi sasaran. Program ini disiapkan untuk menambah pengalaman serta memperkuat portofolio pengabdian akademisi.
Melalui siaran peluncuran di kanal YouTube Kemdiktisaintek, pemerintah menetapkan dua skema utama pelaksanaan program untuk periode 2026.
Skema pertama adalah Aksara Peduli, yakni program pemberdayaan masyarakat untuk menjawab berbagai persoalan prioritas nasional. Fokus utamanya mencakup sektor pangan, energi, kesehatan, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, ekonomi biru, hingga kebutuhan wilayah sasaran.
Skema kedua yaitu Aksara Sirkular, fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya. Kegiatannya meliputi edukasi, pemilahan, penerapan teknologi, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) atau bank sampah, kelembagaan, serta pengembangan ekonomi sirkular.
Kegiatan Aksara dijadwalkan berlangsung selama 6 bulan, terhitung mulai Juli hingga Desember 2026. Setiap tim wajib memenuhi batas minimal jam kerja efektif sebanyak 160 jam.
Kemdiktisaintek mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp 80 juta hingga Rp 120 juta untuk setiap proposal. Paling sedikit 60 persen dari total anggaran yang diusulkan wajib dimanfaatkan untuk penerapan teknologi dan inovasi bagi mitra sasaran.
Alur Pengajuan Proposal dan Jadwal Kegiatan
Pengajuan usulan program dilakukan secara bertahap melalui sistem resmi yang disediakan kementerian. Tahapan penyusunan dan pendaftaran proposal mencakup:
- Menetapkan skema dan masalah prioritas di lokasi pengabdian.
- Menentukan lokasi, mitra sasaran, dan mitra pemerintah.
- Mempersiapkan susunan tim mahasiswa, tim dosen, serta teknologi atau inovasi yang diusung.
- Menyusun dokumen proposal sesuai format skema yang ditentukan.
- Mengajukan proposal melalui akun ketua tim dosen pada sistem BIMA.
Rangkaian pelaksanaan program diawali dengan sosialisasi dan penerimaan proposal pada bulan Juli 2026. Proses seleksi, pengumuman usulan yang didanai, hingga penandatanganan kontrak dilaksanakan pada Agustus 2026.
Pelaksanaan program di lapangan berlangsung mulai Agustus hingga Desember 2026. Laporan kemajuan wajib diserahkan pada Oktober 2026.
Tahap pemantauan dan evaluasi internal serta evaluasi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek digelar November 2026. Program diakhiri dengan penyerahan laporan akhir dan seminar dampak pada Desember 2026, dengan kewajiban menyusun rencana keberlanjutan pascaprogram.