Fenerbahce Dekati Paolo Maldini untuk Posisi Direktur Olahraga

Share

Rencana besar tengah disusun oleh klub raksasa Turki, Fenerbahce. Legenda hidup AC Milan, Paolo Maldini, dilaporkan sedang menjalin pembicaraan serius untuk mengisi posisi direktur olahraga di klub yang berbasis di Istanbul tersebut.

Kabar mengenai negosiasi ini mencuat di tengah momentum persiapan pemilihan presiden baru Fenerbahce. Hakan Safi, yang menjadi salah satu kandidat kuat presiden klub, dilaporkan telah melakukan beberapa kali pertemuan langsung dengan Maldini.

Proses komunikasi antara kedua pihak tersebut dilangsungkan secara intensif di dua negara, yakni Italia dan Turki. Pembicaraan difokuskan pada peran strategis yang akan diemban Maldini dalam proyek olahraga baru Fenerbahce jika Safi memenangkan pemilihan.

Reputasi besar mantan kapten AC Milan tersebut di kancah sepak bola Eropa dinilai menjadi daya tarik utama. Pengalaman luas Maldini, baik saat menjadi pemain maupun ketika menjabat sebagai eksekutif, diproyeksikan mampu menjadi simbol kuat bagi kampanye perubahan di Fenerbahce.

Langkah ambisius Fenerbahce tidak berhenti pada perekrutan direktur olahraga baru. Seperti dilansir dari Bola, laporan dari media Italia mengindikasikan bahwa Maldini berniat membawa mantan pelatih AC Milan, Stefano Pioli, untuk bergabung ke Istanbul.

Kerja sama antara Maldini dan Pioli sebelumnya pernah menorehkan prestasi manis di San Siro. Selama periode 2019 hingga 2024, kombinasi keduanya berhasil mengantarkan Rossoneri merengkuh gelar juara Serie A.

Setelah menyudahi masa baktinya di AC Milan, Pioli sempat melanjutkan karier kepelatihan dengan menangani Al-Nassr FC. Setelah itu, ia memilih kembali ke Italia untuk melatih ACF Fiorentina.

Kendati demikian, masa jabatan Pioli di Fiorentina tidak bertahan lama. Pelatih berusia 60 tahun tersebut dilaporkan telah dibashentikan dari posisinya setelah mendampingi tim dalam 14 pertandingan kompetitif pada musim ini.

Kedekatan Profesional di Luar Lapangan

Sinyal reuni kedua tokoh sepak bola Italia ini menguat karena hubungan personal mereka yang dikenal sangat erat. Saat masih menjabat sebagai direktur teknik di AC Milan, Maldini merupakan sosok yang paling gigih membela posisi Pioli di kursi pelatih.

Bahkan, keputusan manajemen AC Milan untuk memberhentikan Maldini pada tahun 2023 disebut-sebut dipicu oleh sikap teguhnya yang menolak rencana pemecatan Pioli kala itu. Faktor kepercayaan mendalam ini yang kini berpotensi menyatukan kembali keduanya.

Jika proyek olahraga yang diusung Hakan Safi ini terealisasi, kehadiran Maldini dan Pioli diprediksi akan menjadi fondasi utama bagi Fenerbahce. Klub Turki ini berambisi besar untuk kembali memantapkan posisi mereka di level tertinggi kompetisi sepak bola Eropa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author