Hipertensi Tidak Terkontrol Picu Gagal Ginjal Stadium Lima di Bekasi

Share

Seorang perempuan asal Bekasi didiagnosis mengidap penyakit gagal ginjal stadium 5 akibat kondisi hipertensi yang tidak terkontrol pada Senin (25/5/2026). Keluhan kesehatan tersebut tetap terjadi meskipun pasien mengaku telah rutin mengonsumsi air putih.

Penyakit ini terdeteksi setelah munculnya banyak bercak lebam di tubuh pasien bernama Sema Chintya tersebut pada tahun 2024, seperti dilansir dari HaiBunda. Melalui pemeriksaan medis lanjutan, tekanan darah Sema tercatat sangat tinggi hingga mencapai angka 193/129.

"Rasanya itu kepalaku sakit banget. Aku memang ketahuan hipertensi di usia 25 pas lagi hamil, tapi memang aku tuh nggak pernah minum obat," ungkap Sema, dikutip dari laman detikcom, Senin (25/5/2026).

Penolakan untuk mengonsumsi obat secara rutin membuat kondisi kesehatannya memburuk hingga fungsi organ penyaring darahnya rusak. Diagnosis akhir mengenai kerusakan ginjal tersebut baru diterima oleh Sema ketika dirinya menginjak usia 31 tahun.

Gejala awal berupa perubahan fisik pada area wajah sebenarnya sudah mulai disadari oleh Sema beberapa bulan sebelum vonis dokter dijatuhkan. Area kantung mata serta wajahnya tampak membengkak, yang awalnya dikira hanya terjadi akibat faktor kelelahan.

"Ternyata kata dokter penyakit dalam, muka aku khas orang kena ginjal, yaitu edema atau penumpukan cairan di wajah," katanya.

Penumpukan cairan di area tubuh tertentu atau edema ini dikonfirmasi oleh dokter spesialis sebagai indikasi kuat adanya gangguan fungsi ginjal. Selain pembengkakan wajah, Sema juga mengalami penurunan nafsu makan, penurunan berat badan drastis, wajah pucat, sering mual muntah, serta kondisi tubuh yang mudah lelah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author