Ibu Nolan Wells Batasi Kehadiran Pemakaman Remaja Mississippi
Ibu dari remaja berumur 18 tahun yang ditemukan meninggal di Horn Island mengumumkan bahwa prosesi pemakaman putranya akan dilangsungkan secara tertutup pada Senin, 21 Juli 2026.
Christine Wonsley menyampaikan lewat unggahan Facebook bahwa ibadah di salah satu gereja Ocean Springs tersebut hanya boleh dihadiri keluarga, teman, dan teman sekelas. Kendati demikian, prosesi ini bakal disiarkan langsung oleh media berita lokal.
Jasad Nolan Wells sendiri ditemukan di Horn Island, sebuah pulau penghalang di Mississippi, setelah sempat pergi bersama teman-temannya saat liburan 4 Juli. Pihak berwenang belum merilis penyebab kematian resmi, namun sheriff wilayah menyatakan tidak ditemukan indikasi tindak pidana.
Kasus ini kemudian memicu perhatian nasional dan mendorong pengacara hak sipil, Ben Crump, turun tangan mewakili keluarga untuk menyelidiki kematian remaja kulit hitam tersebut. Beberapa tokoh populer turut membantu biaya pemakaman, termasuk sutradara Tyler Perry yang mendanai seluruh biaya ibadah, sementara aktivis hak sipil Rev. Al Sharpton akan memimpin khotbah pemakaman.
Terkait kehadiran tokoh-tokoh tersebut, Wonsley meminta masyarakat yang berniat datang hanya demi melihat figur publik untuk mengurungkan niat mereka.
"Stay home" kata Wonsley jika mereka berencana menghadiri ibadah untuk "meet someone famous."
Wonsley juga mengapresiasi dukungan moral publik yang terus mengalir demi transparansi penyelidikan kasus ini.
"Thank you again to all of those who are praying and supporting us as we continue to advocate for an honest and transparent investigation," tulis Wonsley.
Selain masalah pembatasan pelayat, pihak keluarga kini harus menghadapi maraknya disinformasi digital. Wonsley mengimbau masyarakat untuk melaporkan video rekayasa kecerdasan buatan (AI) yang menyebarkan berita bohong seputar kematian anaknya serta mewaspadai akun penggalangan dana palsu yang mengatasnamakan keluarganya.