Jay Idzes Hadapi Ketidakpastian Taktis di Sassuolo

Share

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dilaporkan tidak masuk dalam rencana taktis utama pelatih baru Sassuolo, Alberto Aquilani, untuk mengarungi kompetisi Serie A musim depan. Kabar dari sejumlah media olahraga Italia pada Juli 2026 ini langsung memicu reaksi keras dari para pendukung skuad Garuda.

Dilansir dari laporan VIVA, masa depan bek tengah berusia 25 tahun itu menjadi perbincangan hangat setelah sebuah akun media sosial memprediksi susunan pemain Sassuolo. Pemain yang menjadi pilar penting musim lalu tersebut diperkirakan hanya akan menempati posisi sebagai opsi pelapis di lini belakang Neroverdi.

"Dengan dibukanya bursa transfer, prediksi susunan pemain tim-tim Serie A kembali bermunculan berdasarkan berbagai rumor," kata @the_show_of_football, akun media Italia.

Akun tersebut mengindikasikan adanya perombakan besar di sektor pertahanan Sassuolo setelah kepergian Tarik Muharemovic. Manajemen klub asal Italia itu dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama baru untuk memperkuat barisan belakang mereka.

"Di lini belakang juga akan terjadi perubahan setelah kepergian Muharemovic. Nama-nama seperti Comuzzo dan Acerbi menjadi opsi, sementara Gaaei berpotensi menjadi bek kanan baru," tambah @the_show_of_football, akun media Italia.

Di sisi lain, Sassuolo sebenarnya memberikan sambutan hangat saat menyambut kembalinya Idzes dari libur akhir musim untuk memulai latihan pramusim. Manajemen memajang foto sang bek tengah sebagai wajah utama dalam unggahan media sosial mereka.

"Lihat siapa yang kembali," tulis Sassuolo, manajemen klub.

Pemain yang mencatatkan 35 penampilan di Serie A musim lalu itu juga sempat viral karena memilih pose jempol khas masyarakat lokal saat sesi pemotretan. Pihak klub mengunggah momen unik tersebut dengan menyelipkan keterangan yang menarik perhatian warganet Indonesia.

"Disuruh pose keren sama fotografer Italia, Bang Jay tetep milih gaya andalan bapak-bapak se-Indonesia." tulis Sassuolo, manajemen klub.

Meski demikian, prediksi mengenai posisinya yang terancam menjadi pelapis Pietro Comuzzo memicu protes dari fans sepak bola tanah air. Kolom komentar media sosial langsung dipenuhi oleh tanggapan para pendukung yang membela kualitas sang kapten timnas.

"Bawa Idzes ke starting XI," tulis @waydwp, warganet.

Banyak pendukung menilai performa stabil Idzes musim lalu, yang membawa Sassuolo finis di peringkat ke-11, jauh lebih baik daripada kandidat pemain baru. Nilai pasarnya yang mencapai 14 juta euro menurut laporan FootballTransfers juga menjadi bukti kualitas nyata sang pemain.

"Bagusan Jay daripada pemain barunya," kata @putra_relos, warganet.

Warganet lain bahkan secara langsung membandingkan kualitas Idzes dengan para pemain belakang yang dirumorkan akan bergabung dengan klub. Penolakan terhadap skenario menempatkan Idzes di bangku cadangan terus mengalir deras.

"Lol, Idzes 1000x lebih baik daripada Acerbi atau Comuzzo," ujar @w_apriadi, warganet.

Akibat fokus mempersiapkan musim baru bersama Aquilani, Idzes dipastikan absen membela tim asuhan John Herdman di ajang Piala AFF 2026. Laporan Obor Keadilan menyebutkan situasi ketidakpastian ini membuat tim pelatih timnas membuka opsi untuk memanggil pemain domestik tambahan.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Jay Idzes Liga Italia Sassuolo
Editors Team
gilang-permana-putra
Author