Scaloni Ubah Skuad Argentina di Final Piala Dunia 2026 Kontra Spanyol
Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni melakukan perombakan besar dalam susunan pemain starter untuk menghadapi Spanyol pada laga final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026. Keputusan taktis tersebut diambil untuk meningkatkan kecepatan, tekanan, dan keseimbangan lini pertahanan tim. Berdasarkan lembar susunan pemain resmi, Scaloni memilih menurunkan Julián Álvarez sejak menit awal mendampingi Lionel Messi di lini depan.
Kebijakan ini menempatkan Lautaro Martínez di bangku cadangan, meskipun striker Inter Milan tersebut mencetak gol penentu saat Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di babak semifinal. Perubahan juga terjadi di lini belakang dengan dimainkannya Gonzalo Montiel sebagai bek kanan menggantikan Nahuel Molina untuk meredam pergerakan penyerang sayap Spanyol, Lamine Yamal dan Nico Williams. Sementara itu, posisi bek tengah diisi oleh duet Lisandro Martínez dan Cristian Romero, menepikan pemain veteran Nicolás Otamendi ke bangku cadangan.
Di sektor tengah, Rodrigo De Paul kembali dipercaya menjadi starter bersama Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister. Trio ini dipilih guna mengimbangi penguasaan bola lini tengah Spanyol yang dikomandoi oleh Rodri dan Fabián Ruiz.
Namun, skema pertahanan Argentina mengalami kendala besar saat pertandingan berlangsung setelah Lisandro Martínez mengalami cedera otot paha kanan tanpa benturan pada menit ke-44. Scaloni terpaksa menariknya keluar sebelum jeda dan memasukkan Nicolás Otamendi sebagai pengganti. Pukulan bagi lini pertahanan Argentina berlanjut pada babak kedua ketika Cristian Romero juga harus ditarik keluar lapangan akibat cedera pada menit ke-70. Lini belakang Argentina kemudian memasukkan Facundo Medina untuk mengisi posisi bek kiri.
Hingga waktu normal babak kedua, Scaloni telah melakukan lima pergantian pemain dengan memasukkan Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan Giuliano Simeone. Lautaro Martínez belum dimainkan hingga laga memasuki babak tambahan waktu, di mana kuota pergantian pemain keenam dimungkinkan.