Enzo Fernandez Kartu Merah Argentina Imbang lawan Spanyol
Gelandang Tim Nasional Argentina Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93 dalam laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli 2026. Laga waktu normal berakhir imbang 0-0.
Hukuman kartu merah diberikan setelah sang pemain menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap bek Spanyol Pau Cubarsi. Sebelumnya, ia telah mendapatkan kartu kuning pertama pada menit ke-82 lantaran melakukan protes berlebihan kepada wasit Slavko Vincic.
Keputusan wasit Slovenia tersebut mendapat dukungan penuh dari pengamat perwasitan BBC Darren Cann saat menganalisis insiden pelanggaran tersebut.
"There is no argument. It is a clear second yellow card. The red card is absolutely correct, and I do not expect the VAR to intervene." ujar Darren Cann, Pengamat Perwasitan BBC.
Mantan penyerang Timnas Inggris Alan Shearer yang bertindak sebagai komentator turut menyoroti kecerobohan gelandang milik klub Chelsea tersebut di laga krusial.
"How daft is that from Enzo Fernandez? He is on a yellow card for dissent, not the tackle, but for dissent. He knows that, because that didn’t happen long ago. For him to go into a challenge like that is crazy." ujar Alan Shearer, Komentator Sepak Bola.
Ia menegaskan bahwa pelanggaran tersebut tidak memberikan pilihan lain bagi kepemimpinan wasit di lapangan.
"He can protest as much as he wants. But it’s the right decision. He gave the referee only one choice, and that was to show another yellow there for the red." ujar Alan Shearer, Komentator Sepak Bola.
Selain Enzo Fernandez, laporan resmi pertandingan mencatat dua pemain Argentina lainnya diganjar kartu kuning, yakni Lisandro Martinez pada menit ke-41 dan Leandro Paredes pada menit ke-51. Lisandro Martinez bahkan harus digantikan oleh Nicolas Otamendi sebelum babak pertama usai akibat mengalami cedera usai pelanggaran tersebut.
Pengusiran ini menempatkan Enzo Fernandez sebagai pemain keenam yang menerima kartu merah dalam sejarah final Piala Dunia. Laga pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2×15 menit dengan posisi Argentina bermain 10 orang.