Liverpool Rekrut Víctor Muñoz Senilai 40 Juta Euro dari Osasuna

Share

Klub Liga Inggris Liverpool resmi merampungkan transfer penyerang sayap asal Spanyol, Víctor Muñoz, dari Osasuna pada bursa transfer musim panas ini dengan nilai kesepakatan mencapai 40 juta euro.

Nilai transfer pemain berusia 23 tahun tersebut nantinya akan dibagi rata sebesar 50 persen masing-masing untuk Osasuna dan Real Madrid selaku pemilik hak sang pemain sebelumnya. Muñoz menjadi pemain pertama dalam sejarah Osasuna yang dipanggil ke skuad tim nasional Spanyol untuk Piala Dunia setelah tampil impresif dengan mencetak tujuh gol dan lima asis dari 34 laga musim lalu.

Pemain kelahiran Barcelona 13 Juli 2003 ini langsung menembus skuad Piala Dunia 2026 yang bersiap menghadapi Argentina di partai final pada hari Minggu di Stadion MetLife, New Jersey. Penyerang baru Liverpool tersebut menjadi satu-satunya pemain di skuad Spanyol saat ini yang belum pernah merasakan atmosfer pertandingan final di level senior sepanjang kariernya.

Manajer Liverpool Andoni Iraola memberikan pandangannya terkait perekrutan sang penyerang sayap baru yang dinilainya memiliki ambisi besar. Kedatangan Muñoz diproyeksikan untuk memperkuat lini serang klub berjuluk The Reds tersebut setelah kepergian Mohamed Salah dari Anfield.

"¡Tendremos a alguien que ganará la Copa del Mundo!" kata Iraola dilansir dari LiverpoolFC.com.

Iraola menambahkan bahwa timnya belum mengetahui kepastian siapa yang akan membawa pulang trofi tersebut karena Alexis Mac Allister juga bertanding di laga final yang sama. Dirinya menilai Muñoz didatangkan pada momen yang tepat saat sang pemain memiliki motivasi tinggi namun tetap rendah hati.

"Aún no sabemos si será [Alexis] Mac Allister o Victor, pero alguien lo ganará" ujar Iraola.

Mantan pelatih Bournemouth itu juga memuji fleksibilitas taktis yang dimiliki oleh mantan pemain akademi Real Madrid dan Barcelona tersebut. Muñoz dinilai mampu beroperasi di sisi sayap kanan maupun kiri dengan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan strategi tim.

"Con Victor, creo que lo fichamos en un momento en el que tiene mucha hambre, es ambicioso, pero sigue siendo humilde y sabe que tiene que estar muy preparado" kata Iraola.

Iraola menegaskan bahwa pihak klub sudah sangat menantikan kehadiran sang pemain di pos latihan pramusim Liverpool. Namun, manajemen klub juga menyadari bahwa mereka harus memberikan waktu istirahat tambahan kepada Muñoz dan Mac Allister setelah turnamen selesai.

"Creo que es alguien con cierta versatilidad: puede jugar con la derecha o con la izquierda, yard también tiene el ritmo de trabajo necesario para todo lo que necesitemos" ujar Iraola.

Pihak klub kini tinggal menunggu proses integrasi sang pemain setelah masa liburannya pasca-Piala Dunia berakhir.

"Tengo muchas ganas de tenerlo aquí, aunque sabemos que tendremos que esperar con él y Macca" kata Iraola.

Di sisi lain, perjalanan Muñoz di Amerika Serikat tidak berjalan mulus akibat cedera otot soleus kiri yang dideritanya sejak akhir April saat membela Osasuna melawan Sevilla. Kondisi fisik yang belum pulih total membuat Muñoz belum mencatatkan satu pun menit bermain sepanjang turnamen berlangsung di bawah asuhan Luis de la Fuente.

Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan sebuah cerita mengenai karakter Muñoz saat pertama kali dipanggil ke pemusatan latihan tim nasional pada bulan Maret 2026 di Las Rozas. De la Fuente menyoroti aspek kepribadian sang pemain yang awalnya sangat pemalu sebelum akhirnya bisa membaur dengan tim.

"Cuando llegó casi no hablaba" ungkap De la Fuente dikutip dari Movistar Plus+.

De la Fuente menceritakan bahwa pada pertemuan pertama mereka di Ciudad del Fútbol, Muñoz bahkan tidak berani menatap matanya secara langsung. Tim pelatih harus mengajaknya berbicara beberapa saat agar sang pemain merasa lebih nyaman dan santai.

"La primera vez que le vi en la Ciudad del Fútbol de Las Rozas no me miraba ni a los ojos. Estuvimos hablando un rato para que se soltara" kata De la Fuente.

Meskipun awalnya canggung, sang pelatih menjelaskan bahwa Muñoz memiliki proses adaptasi yang sangat cepat di dalam kelompok. Setelah makan malam di hari pertama kedatangannya, Muñoz sudah terlihat berkumpul dan membaur di kamar para pemain muda lainnya.

"La primera vez que le vi en la Ciudad del Fútbol no me miraba ni a los ojos" tutur De la Fuente.

Pelatih La Roja tersebut memuji karakter asli Muñoz yang dinilainya sebagai sosok yang terbuka dan memiliki energi positif bagi keharmonisan tim. Karakter ekstrovert tersebut dianggap membawa dampak baik bagi dinamika internal skuad Spanyol di Piala Dunia.

"Es un chico muy abierto, extrovertido, con mucha energía, y eso nos viene muy bien también" puji De la Fuente.

Muñoz tumbuh di lingkungan pekerja di wilayah Turó de la Peira, Barcelona, dengan ayah yang bekerja sebagai petugas fasilitas kesehatan rumah sakit dan ibu mantan penata rambut. Dalam wawancaranya bersama El Diario de Navarra, Muñoz menceritakan prinsip hidup yang ditanamkan kedua orang tuanya mengenai pentingnya menjaga kepribadian yang baik.

"Mi madre era peluquera, pero tuvo que dejarlo por un problema en la mano, y mi padre trabaja como celador. Siempre he visto lo que cuesta ganarse las cosas, y eso te enseña valores" jelas Muñoz.

Pemain yang sering menghabiskan masa kecilnya di desa Boniches ini menyatakan bahwa dirinya selalu memegang teguh nasihat orang tuanya dalam meniti karier profesional. Fokus utamanya adalah mempertahankan perilaku yang baik alih-alih sekadar mencapai kesuksesan semata.

"Mis padres me inculcaron que lo importante no es llegar, sino mantenerte siendo buena persona. Eso intento aplicar también en el fútbol" terang Muñoz.

Selain orang tua, Muñoz juga dibantu oleh kakak kandungnya, Unai Muñoz, yang berprofesi sebagai pelatih sepak bola usia muda di Barcelona. Dalam wawancara terpisah bersama Radio Marca, penyerang anyar Liverpool tersebut menceritakan peran penting sang kakak dalam memberikan evaluasi kritis setelah pertandingan.

"Me ayuda muchísimo en todo, me mete caña, la justa y necesaria. Siempre va bien tener esa persona que te ponga los pies en el suelo, que vea la realidad de las cosas y te intente ayudar después de cada partido" ungkap Muñoz.

Setelah turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat ini selesai, Víctor Muñoz dijadwalkan segera terbang ke Inggris untuk menyelesaikan proses kepindahannya ke Anfield dan memulai kehidupan baru bersama kekasihnya yang sebelumnya tinggal bersama di Pamplona.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author