Kimi Antonelli Raih Pole Position di GP Belgia 2026

Share

Pembalap Mercedes Kimi Antonelli berhasil mengamankan posisi start terdepan setelah meraih pole position dalam sesi kualifikasi Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Pembalap berusia 19 tahun tersebut mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli pembalap Red Bull Max Verstappen dengan selisih 0,317 detik, sementara Lando Norris dari McLaren menempati posisi ketiga.

Kendati demikian, Max Verstappen harus memulai balapan hari Minggu dari posisi ke-13 akibat menerima penalti mundur 10 grid setelah melebihi kuota alokasi komponen mesin.

Dilansir dari Independent, keberhasilan meraih posisi terdepan ini disambut gembira oleh pembalap muda Mercedes tersebut setelah tampil dominan sejak sesi latihan bebas.

"It is great to be on pole," kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

"It was not a straightforward session, but we were able to improve lap by lap. Tomorrow is another day, but I have Max starting behind me so it is imperative to get a good start and lead into turn five. It is going to be fun tomorrow."

Sesi balapan kemudian diwarnai drama pada lap pertama ketika rekan setim Antonelli, George Russell, terlibat tabrakan dengan pembalap Ferrari Lewis Hamilton di tikungan 5 Les Combes yang membuatnya tersingkir ke area kerikil.

Insiden tersebut bermula ketika Russell mengalami masalah daya pada baterai mobilnya sejak tikungan 1 La Source sehingga posisinya langsung merosot di trek lurus Kemmel sebelum akhirnya tersenggol oleh Hamilton.

Hamilton dijatuhi penalti lima detik akibat tabrakan itu, namun Russell mengaku lebih kecewa dengan kegagalan keandalan mesin Mercedes miliknya daripada benturan dengan mobil Ferrari.

"I made a good start. I made a great first corner and I was tucked up right behind Verstappen, but for whatever reason, the battery decided not to recharge at Turn 1," ujar George Russell, Pembalap Mercedes.

Kegagalan pengisian daya tersebut membuat pasokan tenaga mobil Russell berkurang drastis saat keluar dari tikungan pertama dan memicu masalah pada turbo.

"The battery didn't charge and I exited the first corner 35% down. And because it didn't charge, I also had a boost problem. The turbo didn't sort itself out, so I had no power.

I got to the top of Eau Rouge with 0% on the battery. Quite frankly, it was dangerous. I got swamped by three cars," kata George Russell, Pembalap Mercedes.

Russell menganggap penurunan performa mobil di trek lurus menjadi penyebab utama dirinya terjebak dalam situasi rentan sebelum akhirnya bersenggolan dengan Hamilton.

"I shouldn't have been in that position in the first place. That's why I'm the most angry," ujar George Russell, Pembalap Mercedes.

Terkait benturan di tikungan 5, Russell memandang kejadian tersebut sebagai insiden balapan biasa dan tidak melihat adanya tindakan sengaja dari mantan rekan setimnya.

"Me and Lewis, honestly, I think it was a race incident," kata George Russell, Pembalap Mercedes.

"He didn't do it on purpose. He was more to blame than I was. But he didn't do anything reckless."

Russell meluapkan rasa frustrasinya karena kehilangan momentum besar setelah mengawali balapan dari posisi ketiga di grid.

"That was one of those things I was most angry about, that I was in that position in the first place. I was in a great position after Turn 1. I was ready to fight the two guys ahead of me up to Turn 5. Instead, I got swamped by three drivers," ujar George Russell, Pembalap Mercedes.

Ketika ditanya oleh Motorsport mengenai caranya menghadapi kemunduran beruntun di musim balap 2026, Russell mengaku mulai terbiasa dengan situasi sulit tersebut.

"I'm numb to the disappointment now. When it happens so often, you just get used to it," kata George Russell, Pembalap Mercedes.

Di sisi lain, Hamilton mengomentari insiden lap pertama tersebut melalui radio tim dan menilai bahwa senggolan itu murni merupakan insiden balapan biasa.

"Car crossed right in front of me, had another car in front of me too," ujar Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

"For me, racing incident, especially given it’s lap 1."

Balapan terus berlanjut dengan berbagai perubahan strategi di pit, termasuk momen ketika Hamilton mengonfirmasi jalannya balapan kepada insinyur Ferrari di lap 18.

"What lap are we on?" tanya Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

Insinyur Ferrari membalas bahwa balapan telah memasuki lap 18, yang kemudian direspons dengan kekecewaan oleh Hamilton terkait eksekusi strategi tim.

"Why the hell… I told you what strategy I wanted to do, you’ve just put me out with everyone else now," kata Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

Saat balapan memasuki periode Virtual Safety Car (VSC), Hamilton dan Charles Leclerc masuk ke pit untuk melakukan servis, di mana Hamilton juga harus menjalani penalti lima detiknya.

Mendengar instruksi dari tim mengenai jarak dengan Oscar Piastri dan kewajiban menyelesaikan penalti, pembalap Inggris itu memberikan respons singkat.

"Another one…" ujar Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

Sebelum balapan dimulai, bos Mercedes Toto Wolff sempat mengutarakan ketidakpastian cuaca di Spa serta kekhawatirannya terhadap masalah motor pada mobil Russell.

"We really don't know what to expect in Spa," kata Toto Wolff, Bos Mercedes.

Wolff menegaskan bahwa timnya fokus menyelidiki anomali pada unit daya kendaraan Russell yang terlihat sebelum start.

"I really hope we've found the root cause on the engine, there's something we saw," ujar Toto Wolff, Bos Mercedes.

Ia juga menyoroti faktor manajemen energi yang akan menjadi penentu krusial dalam balapan penuh ketidakpastian di sirkuit Belgia ini.

"It's a bit of an unknown about the slipstream, but energy management will be the prevailing factor, it will be a surprise box but curious to see how it will pan out," kata Toto Wolff, Bos Mercedes.

Sementara itu, Max Verstappen yang mengawali balapan dari baris depan sempat memprediksi kondisi awan gelap di atas sirkuit meski ragu hujan akan turun.

"Looks like a bit of rain around, I don't think it's going to rain, I might jinx it!" ujar Max Verstappen, Pembalap Red Bull.

Verstappen juga mengakui bahwa kecepatan jet darat saat balapan sesungguhnya masih menjadi misteri bagi seluruh tim.

"I want a decent start but the race-pace is unknown," kata Max Verstappen, Pembalap Red Bull.

Berikut adalah daftar lengkap klasemen sementara sepuluh besar pembalap Formula 1 musim 2026 sebelum hasil akhir GP Belgia dipastikan:

Klasemen 10 Besar Pembalap F1 2026
Posisi Pembalap Tim Poin
1 Kimi Antonelli Mercedes 179
2 George Russell Mercedes 154
3 Lewis Hamilton Ferrari 147
4 Charles Leclerc Ferrari 108
5 Lando Norris McLaren 97
6 Oscar Piastri McLaren 82
7 Max Verstappen Red Bull 76
8 Isack Hadjar Racing Bulls 52
9 Pierre Gasly Alpine 42
10 Liam Lawson Racing Bulls 39
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author