Embung Pemuda Jagakarsa Menjadi Lokasi Bersantai Baru Warga Jakarta
Kawasan Jagakarsa di Jakarta Selatan menyimpan sebuah lokasi tersembunyi yang kini dimanfaatkan warga sebagai tempat rekreasi dan olahraga. Ruang publik baru ini dinamakan Embung Pemuda, yang memiliki akses masuk unik karena harus melewati area pemakaman. Seperti dilansir dari Detikcom pada Minggu (19/7/2026), masyarakat yang ingin berkunjung ke tempat ini harus melalui jalur Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah 2.
Lokasi pemakaman tersebut sebelumnya merupakan lahan yang digunakan untuk penanganan jenazah pandemi COVID-19. Fasilitas ini dapat dijangkau oleh pengunjung yang membawa sepeda motor maupun mobil. Kendati demikian, area parkir yang tersedia untuk kendaraan roda empat masih tergolong terbatas.
Sebagian besar masyarakat yang datang memanfaatkan area di sekitar embung untuk sekadar duduk santai dan bercengkerama. Aktivitas lain yang jamak terlihat di lokasi ini meliputi memancing ikan hingga olahraga joging.
Anak-anak yang berkunjung juga tampak leluasa bermain di kawasan terbuka ini. Mereka memanfaatkan ruang tersebut untuk berlarian, bermain bola, hingga menerbangkan layang-layang. Ferry (55), salah seorang pengunjung, memilih menghabiskan waktu sore hari di kawasan tersebut dengan bersepeda. Warga yang tinggal dekat dengan wilayah embung ini mengaku baru mengetahui keberadaan tempat tersebut.
"Di sini baru pertama kali. Kita sering ke Waduk Brigif, ke Situ Babakan, ke Danau Hutan Kota UI. Di UI kan ada hutan kotanya tuh, banyak danaunya, kita seneng di pinggir danau-danau gitu," kata Ferry di lokasi.
Informasi keberadaan ruang publik ini didapatkan Ferry dari rekannya yang melihat unggahan di media sosial. Hal tersebut mendorong mereka untuk datang dan bersepeda bersama menuju Embung Pemuda.
Ferry menilai suasana di area embung sangat menenangkan bagi para pengunjung. Selain itu, ia memberikan apresiasi karena tidak ada pungutan biaya parkir di kawasan tersebut. "Overall oke, sip mantap.
Dan bagusnya dia nggak parkir, nggak berbayar ya," ujarnya. Pengunjung lainnya, Abas (32), juga menyatakan bahwa ini merupakan kunjungan pertamanya. Warga asal Ragunan ini sengaja datang bersama istrinya menggunakan sepeda motor setelah mendapat rekomendasi dari teman.
"Datang ke sini awalnya dikasih tau temen ya. Ada tempat gitu katanya buat santai-sandai bisa, akhirnya nyobain ke sini," kata Abas.
Abas bersama istrinya menggunakan waktu kunjungan tersebut untuk berolahraga jalan kaki mengelilingi embung. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki atmosfer yang mendukung untuk kegiatan berolahraga. "Enak ya, adem.
Nggak begitu ramai juga. Jadi tadi olahraganya keliling-keliling enak, nyantai," ucapnya. Infrastruktur penampungan air ini diresmikan secara langsung oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, pada Selasa (19/5).
Proses peresmian dilakukan bersamaan dengan fasilitas serupa yaitu Embung Jagakarsa.
Proyek Embung Pemuda 1 sendiri telah mengawali masa konstruksi pada tahun 2024, sedangkan pengerjaan lanskapnya rampung pada 2025. Selain menjadi ruang publik, infrastruktur ini memiliki fungsi utama untuk menekan risiko luapan air di Kelurahan Srengseng Sawah.