Hiap Joo Bakery Pertahankan Oven Batu Tradisional Selama Satu Abad
Sebuah toko roti legendaris menjadi sorotan masyarakat karena konsisten menjaga keaslian identitasnya sejak ratusan tahun lalu. Seluruh proses pembuatan produk di tempat ini bahkan masih mengandalkan tenaga manusia sepenuhnya. Di tengah pesatnya perkembangan industri kuliner modern, beberapa tempat memilih untuk tidak mengikuti arus.
Mereka justru bertahan dengan metode tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Langkah tersebut kerap menyimpan narasi panjang sekaligus cita rasa autentik yang sulit digantikan oleh teknologi baru. Salah satu contoh nyata adalah sebuah toko roti yang usianya kini telah menyentuh satu abad.
Dilansir dari Detik Food yang mengutip Free Malaysia Today pada 12 Juli 2026, toko bernama Hiap Joo Bakery ini bukan sekadar menjadi destinasi wisata kuliner. Tempat ini juga menjadi simbol warisan keluarga yang tangguh melewati berbagai pergantian zaman.
Toko roti ini didirikan pada tahun 1920 oleh keluarga pendatang asal Hainan. Saat ini, kepemilikan dan pengelolaan Hiap Joo Bakery telah memasuki generasi keempat. Meskipun berlokasi di Johor Bahru, Malaysia, yang kini berkembang menjadi kota modern yang pesat, pihak pengelola tetap teguh mempertahankan ciri khas tradisional mereka. Daya tarik utama dari tempat ini terletak pada penggunaan oven batu berbahan bakar kayu yang sudah beroperasi selama puluhan tahun.
Oven batu tersebut menjadi jantung dari seluruh aktivitas produksi. Alat tradisional ini dipercaya memberikan aroma khas yang tidak bisa ditiru oleh mesin pemanggang modern. "Tidak ada yang benar-benar rahasia. Ini sesederhana metode yang diajarkan kakek kepada kami," ujar generasi penerus Hiap Joo Bakery.
Agar suhu di dalam oven tetap stabil selama proses memanggang, kayu bakar terus ditambahkan oleh pekerja secara berkala. Salah satu produk paling ikonis dan diminati dari toko ini adalah banana cake atau bolu pisang. Setiap hari, ribuan potong bolu pisang diproduksi dan langsung habis terjual kepada para pelanggan.
Banyak pembeli bahkan rela datang sejak pagi hari demi mendapatkan kue yang baru matang dan masih hangat. Banyak wisatawan dari Singapura serta berbagai kota di Malaysia sengaja singgah ke toko ini sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Selain bolu pisang, Hiap Joo Bakery juga memproduksi aneka roti tradisional lain seperti roti kelapa, roti kacang merah, roti kopi, roti kaya, hingga curry puff.
Seluruh varian produk dibuat tanpa bantuan mesin produksi skala besar demi menjaga kualitas serta konsistensi rasa seperti puluhan tahun silam. Proses pembuatan roti sepenuhnya mengandalkan keahlian tangan para pekerjanya.
Para pembuat roti secara manual menguleni adonan, membentuk ukuran roti, hingga memasukkannya ke dalam oven batu dengan menggunakan alat kayu berukuran panjang. Aktivitas tradisional ini sekaligus menjadi daya tarik visual yang memikat bagi para pengunjung yang datang langsung. Keberhasilan Hiap Joo Bakery dalam bertahan selama lebih dari 106 tahun tidak hanya ditopang oleh resep warisan.
Keberlangsungan ini juga didorong oleh komitmen kuat keluarga besar untuk menjaga kualitas produk mereka. Pihak keluarga memilih untuk tidak mengganti oven kayu lama dengan teknologi modern. Mereka memiliki keyakinan penuh bahwa cita rasa khas hanya dapat dilahirkan melalui proses pembakaran tradisional tersebut.