Ekonomi Singapura Tumbuh Satu Persen Didorong Lonjakan Industri AI

Share

Produk Domestik Bruto Singapura tumbuh satu persen secara kuartalan yang disesuaikan secara musiman pada periode Januari-Maret setelah terdorong oleh lonjakan industri kecerdasan buatan global di sektor manufaktur dan jasa. Angka pertumbuhan kuartal pertama ini dilaporkan oleh Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura pada hari Senin, 25 Mei 2026.

Realisasi pertumbuhan tersebut melampaui estimasi awal pemerintah yang memperkirakan kontraksi sebesar 0,3 persen serta proyeksi pertumbuhan 0,2 persen dari survei Bloomberg. Secara tahunan, pertumbuhan ekonomi Singapura mencapai enam persen, lebih tinggi dari perkiraan survei sebesar 5,2 persen.

Keterlibatan Singapura dalam rantai pasok AI lewat ekspor produk elektronik berhasil meredam dampak kenaikan harga minyak mentah global, ancaman tarif dagang AS, dan krisis energi di Timur Tengah, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz. Di tengah capaian kuat ini, pihak kementerian tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di kisaran dua hingga empat persen.

"Belanja modal global yang berkelanjutan di bidang AI diperkirakan akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan bagi klaster elektronik dan teknik presisi di dalam sektor manufaktur," tulis pihak kementerian dalam pernyataan resminya.

Pemerintah Singapura tetap menandai sejumlah risiko potensial seperti gangguan pasokan energi global, kenaikan tarif dagang AS, hingga penurunan mendadak pada belanja modal terkait AI global yang dapat memengaruhi prospek ekonomi mereka ke depan.

"Risiko penurunan terhadap prospek ekonomi Singapura telah meningkat secara signifikan. MTI akan terus memantau perkembangan ini dengan cermat dan menyesuaikan proyeksi pertumbuhan PDB sepanjang tahun ini jika diperlukan," tambah kementerian tersebut.

Ketahanan ekonomi ini mendorong penguatan Dolar Singapura, rekor tertinggi bursa saham setempat, serta penjualan rumah yang menyentuh level tertinggi dalam enam bulan. Di sisi lain, indikator inflasi inti Singapura per Maret berada di level 1,7 persen, sementara data inflasi inti April diproyeksikan berada di angka 1,8 persen berdasarkan survei Bloomberg.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author