Pelatih Bucheon FC Mainkan Pemain Muda Hadapi FC Seoul

Share

Pelatih kepala Bucheon FC 1995 Lee Young-min secara mengejutkan memilih deretan pemain baru saat menghadapi FC Seoul pada pertandingan pekan ke-18 Hana Bank K League 1 2026 di Stadion Bucheon, Minggu, 19 Juli 2026.

Bucheon saat ini berada di peringkat ke-10 klasemen dengan catatan empat kemenangan, tujuh hasil imbang, dan enam kekalahan setelah mengumpulkan 19 poin. Tim tuan rumah berada dalam tren positif setelah tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir dengan rincian satu kemenangan dan tiga hasil imbang.

Dalam pertandingan ini, Bucheon menerapkan formasi 3-4-3 dengan menurunkan Han Ji-ho, Park Jeong-in, Gallego, Ahn Tae-hyun, Sung Ye-gun, Kim Sang-joon, Kim Min-joon, Patrick, Baek Dong-gyu, Hong Sung-wook, dan kiper Kim Hyung-geun sebagai starter.

Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Lee sempat memprediksi hasil final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina yang berlangsung pada Senin dini hari waktu Korea.

"I think Spain will be a little more advantageous," kata Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995 dilansir dari mk.co.kr.

Pelatih Lee menilai Spanyol memiliki keunggulan taktis dalam memanfaatkan celah pertahanan lawan dibandingkan Argentina, serta melihat Lionel Messi yang kurang terlibat dalam skema bertahan.

"It's my personal opinion, but Spain seems to be a team that makes better defensive loopholes than Argentina. And Lionel Messi is less involved in defense. I think Spain will do a good job of penetrating it," tutur Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Ketika ditanya mengenai kontribusi pemain asal Brasil di skuadnya seperti Gabriel, Basani, Gallego, dan Thiago, ia memberikan tanggapan santai mengenai tanggung jawab pertahanan tim.

"If you play soccer like Messi, you don't have to defend," ujar Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995 sembari tersenyum.

Ia menambahkan bahwa para pemain asing tersebut berkomitmen penuh untuk membantu pertahanan tanpa banyak mengeluh.

"The players said they would focus on defense without talking about anything," ucap Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Keputusan menurunkan pemain muda Sung Ye-gun yang lahir pada tahun 2005 di lini tengah diambil karena pilar utama seperti Kaz dan Yoon Bit-garam harus absen akibat cedera. Sung Ye-gun yang baru bergabung dari Universitas Hannam langsung menjalani debut profesionalnya.

"It is not easy to operate the center," ungkap Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Pelatih Lee menegaskan bahwa ia telah memantau mobilitas, aktivitas, dan kemampuan operan pendek Sung Ye-gun sejak pemusatan latihan sebelum memberikannya kesempatan bermain di babak kedua.

"Yeon-gun (Sung) is a player I have watched steadily. I also called him once in the training camp to experiment. Both mobility and activity are good.

It's not a detailed style, but I thought it was okay to give it a chance because I have good build-up skills. In the second half, Ye Gun needs to play well," kata Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Untuk mengantisipasi serangan FC Seoul, Bucheon menempatkan penyerang aktif seperti Han Ji-ho, Park Jung-in, dan Gallego di lini depan guna meredam lawan sejak area pertahanan mereka sendiri.

"It's too much for us to try to pressure unconditionally. I think we should maintain our concept well. Rather than excessive pressure, it is intended to prevent them from entering dangerous areas in a more dense state. After that, we have to make the opponent play more with our mobility," jelas Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Sementara itu, Gabriel, Basani, dan Thiago mengawali pertandingan dari bangku cadangan karena kondisi kebugaran yang belum pulih total dari cedera.

"Gabriel's condition is improving a lot. There are some injuries. I don't think I can pull off the whole weekend-week schedule.

Basani has been getting better lately. We are gradually increasing the game time," kata Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Strategi pergantian pemain besar-besaran disiapkan oleh tim pelatih Bucheon pada babak kedua tergantung pada dinamika situasi di lapangan.

"In the second half, we will take a big change depending on the situation," pungkas Lee Young-min, pelatih kepala Bucheon FC 1995.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author