Bryan Johnson Idap Gastritis Autoimun dan Soroti Reaksi Publik di Media Sosial X
Miliarder teknologi Bryan Johnson mengejutkan publik setelah mengumumkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap penyakit Gastritis Autoimun atau Autoimmune Gastritis (AIG). Pria yang dikenal fokus pada riset anti-penuaan ini mengunggah pernyataan panjang di media sosial X untuk merespons reaksi masyarakat, seperti dilansir dari Detik Health. Pengumuman diagnosis penyakit tersebut langsung menyebar secara global dengan cepat hingga melahirkan hampir 1.900 artikel berita dan unggahannya menembus 2,4 juta penayangan.
Johnson menyayangkan sikap sebagian warganet yang justru merayakan penyakitnya serta menjadikan hal tersebut sebagai bahan olok-olokan di dunia maya.
"Dunia ingin saya mati," katanya dalam unggahan di X. Bagi Johnson, respons negatif publik ini melampaui fenomena schadenfreude, sebuah istilah psikologi untuk menggambarkan rasa senang di atas kemalangan orang lain.
Publik dinilai menggunakan penyakitnya sebagai bukti bahwa misi memperpanjang umur manusia akan gagal, bahkan banyak komentar menyebutnya pantas menerima sakit itu karena dianggap sombong menentang hukum alam. "Jika Anda melihat komentar media sosial tentang saya, Anda akan melihat pola ini: 'Dia pantas mendapatkannya (sakit),'" tulis Bryan Johnson dalam unggahannya.
Penyakit Gastritis Autoimun merupakan peradangan kronis pada dinding lambung yang dipicu oleh serangan sistem kekebalan tubuh penderita itu sendiri. Sel imun tubuh secara keliru menyerang sel parietal di lambung yang bertugas memproduksi asam lambung dan faktor intrinsik untuk menyerap Vitamin B12. Dampak dari kondisi ini membuat pasien rentan mengalami kekurangan zat besi, anemia pernisiosa, hingga gangguan pencernaan kronis.