PERIKHSA DKI Jakarta Raih Juara Umum Ajang Asah Keterampilan 2026

Share

Tim PERIKHSA DKI Jakarta sukses meraih gelar juara umum dalam Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Adisutjipto Shooting Range, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/7/2026).

Seperti dilansir dari Detikcom, tim asal DKI Jakarta tersebut tampil mendominasi setelah mengamankan tiga gelar juara pertama serta satu juara ketiga dari total empat kategori yang dilombakan dalam kompetisi tersebut.

Ketua Umum PERIKHSA Bambang Soesatyo memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kompetisi ini karena dinilai menjadi sarana untuk mengasah kemampuan teknis, kedisiplinan, dan tanggung jawab para pemilik izin khusus senjata api bela diri.

"Kemenangan tentu menjadi kebanggaan. Namun yang jauh lebih penting adalah semangat belajar, disiplin, dan tanggung jawab yang ditunjukkan seluruh peserta. Asah Keterampilan PERIKHSA merupakan sarana membangun budaya penggunaan senjata api secara aman, profesional, terukur, serta selalu mengedepankan keselamatan," ujar Ketua Umum PERIKHSA Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo menambahkan bahwa kemahiran dalam menggunakan senjata api bela diri wajib berjalan beriringan dengan pemahaman hukum, etika, dan faktor keselamatan yang tinggi.

Menurutnya, proses latihan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi kunci utama guna menjaga kemampuan teknis sekaligus menekan risiko kelalaian dalam penggunaan senjata api.

"Kemampuan menembak yang baik harus diiringi kemampuan mengambil keputusan yang tepat, mengendalikan emosi, memahami aturan hukum, serta mengutamakan keselamatan. Profesionalisme seorang pemilik izin senjata api bela diri tercermin dari sikap disiplin dan kedewasaan dalam setiap tindakan," kata Ketua Umum PERIKHSA Bambang Soesatyo.

Ia juga menegaskan bahwa regulasi kepemilikan senjata api bela diri di Indonesia sangat ketat dan ketentuannya hanya diperuntukkan bagi perlindungan diri sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Kepemilikan senjata api bela diri bukanlah untuk gagah-gagahan ataupun pamer kekuatan. Melainkan terbatas hanya untuk kepentingan bela diri guna melindungi diri dari ancaman yang membahayakan keselamatan jiwa," jelas Ketua Umum PERIKHSA Bambang Soesatyo.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program pembinaan bagi seluruh anggota PERIKHSA ini memiliki keselarasan dengan nilai-nilai bela negara yang diwujudkan melalui kepatuhan hukum dan kedisiplinan.

"Bela negara dimulai dari karakter yang disiplin, taat aturan, memiliki kepedulian terhadap keselamatan sesama, serta siap menjaga persatuan bangsa. Anggota PERIKHSA harus menjadi contoh bahwa kemampuan menggunakan senjata api selalu dibarengi integritas, kedewasaan, dan kecintaan kepada Indonesia," pungkas Ketua Umum PERIKHSA Bambang Soesatyo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author