VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik Baru di Jakarta
Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast, resmi meluncurkan tiga model sepeda motor listrik baru yakni Evo, Feliz II, dan Viper di Jakarta pada Sabtu (18/7/2026). Langkah ini dilakukan guna menawarkan alternatif kendaraan roda dua dengan efisiensi biaya operasional tinggi bagi masyarakat Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Perusahaan menyediakan lebih dari 2.000 titik penukaran baterai (swap battery) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk mempermudah mobilitas pengguna. Selain mengandalkan stasiun penukaran, ketiga produk teranyar tersebut juga dirancang fleksibel agar dapat diisi ulang dayanya secara mandiri di rumah pemilik.
CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia, Yordan Satriadi, menjelaskan bahwa metode penukaran baterai yang disediakan perusahaan memberikan perbedaan ongkos yang sangat signifikan jika disandingkan dengan biaya pengisian bahan bakar minyak (BBM) konvensional.
"Untuk sekali swab baterai itu harganya Rp 6 ribu," ujar Yordan Satriadi, CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia.
Menurut kalkulasi perusahaan, jarak tempuh yang dihasilkan dari satu kali pengisian daya tersebut terhitung cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan berkendara sehari-hari.
"Rp 6 ribu untuk jarak tempuh di angka 80 kilometer. Kalau kita bandingkan dengan motor bensin atau gasoline, menempuh jarak 80 kilometer dibutuhkan kurang lebih 2 liter," tutur Yordan Satriadi, CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia.
Penekanan biaya pengeluaran konsumen diklaim bisa menyentuh angka puluhan persen saat dihitung berdasarkan perbandingan harga eceran BBM terendah di pasar saat ini.
"Kalau harga (BBM) paling bawah sekitar Rp 10 ribu per liter, kalau 2 liter sekitar Rp 20 ribu. Kalau Rp 20 ribu kita sudah hemat, sekitar 70 persen," tambah Yordan Satriadi, CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia.
Efisiensi finansial jangka panjang (cost of ownership) bagi pemilik unit juga dipengaruhi oleh karakteristik mesin motor listrik yang memiliki komponen bergerak jauh lebih sedikit daripada kendaraan berbasis bensin.
"Bayangkan kalau semakin sering menggunakan sepeda motor itu tinggal dikali saja, itu dari bensin. Kedua dari biaya perawatan," kata Yordan Satriadi, CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia.
Pemilik kendaraan diklaim tidak akan dibebani oleh prosedur pemeliharaan rutin yang rumit dan membutuhkan alokasi anggaran besar.
"Biaya perawatan lebih simple, tidak perlu penggantian oli, dan banyak item-item lainnya," kata Yordan Satriadi, CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia.
Berdasarkan perhitungan internal manajemen, akumulasi penghematan operasional ini dapat mencapai jutaan rupiah per tahun, bahkan nilainya bisa setara dengan harga beli satu unit motor baru jika dihitung dalam jangka waktu lima hingga enam tahun.
"Kalau internal kalkulasi, penghematan kita sekitar Rp 3 jutaan (per tahun). Kalau kita pakai motor sekitar 5-6 tahun itu sudah bisa menghemat sampai dengan hampir sekitar Rp 18 juta," pungkas Yordan Satriadi, CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia.
Konsumen diberikan kebebasan memilih tiga skema kepemilikan yang meliputi sistem tukar baterai, langganan baterai, atau pembelian hak milik baterai secara penuh. Untuk menjamin layanan purnajual, VinFast menyertakan garansi utama 4 tahun atau 60.000 km ditambah garansi tambahan 2 tahun atau 12.000 km, sehingga total proteksi mencapai 6 tahun atau 72.000 km.