Donald Trump Inginkan Amerika Serikat Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keinginannya agar negaranya kembali ditunjuk menjadi tuan rumah turnamen sepak bola Piala Dunia dalam waktu dekat secara mandiri, dilansir dari Detikcom pada Sabtu (18/7/2026). Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino dalam sebuah acara resmi yang berlangsung di Trump Tower, New York, pada Jumat (17/7) waktu setempat. Keinginan itu muncul menjelang laga final Piala Dunia di Amerika Utara yang menjadwalkan Amerika Serikat sebagai pengisi porsi terbesar turnamen dengan menyelenggarakan 78 dari total 104 pertandingan.
"Anda harus memilih Amerika Serikat lagi," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.
Politisi tersebut juga menegaskan format pengajuan tuan rumah yang ia inginkan untuk kompetisi sepak bola akbar di masa depan nanti. "Kali ini, kita tidak akan melibatkan Kanada dan Meksiko," imbuh Trump, Presiden Amerika Serikat.
Peluang Amerika Serikat terbuka untuk Piala Dunia 2038 karena aturan rotasi benua FIFA menetapkan wilayah Amerika Utara dan Oseania sebagai wilayah yang memenuhi syarat setelah jatah edisi 2030 dan 2034 terisi. Selain ambisi tuan rumah tunggal, pemimpin Amerika Serikat itu membeberkan bahwa pihak federasi sempat memberikan usulan alternatif mengenai kolaborasi antarbenua.
Trump mengungkapkan bahwa Infantino telah menghubungi dirinya untuk membahas kemungkinan AS dan China menjadi tuan rumah bersama untuk Piala Dunia di masa mendatang. Hubungan interpersonal kedua tokoh tersebut juga diwarnai oleh momentum intervensi sanksi pertandingan di sela-sela babak gugur turnamen tahun ini. Trump sempat menghubungi pimpinan tertinggi badan sepak bola dunia tersebut demi mengupayakan pembatalan hukuman kartu merah bagi penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Langkah kontroversial pembatalan sanksi dari FIFA itu tetap membuat timnas Amerika Serikat tersingkir di babak 16 besar setelah ditumbangkan Belgia dengan skor mencolok 1-4.
"Anda kembali membuat keputusan yang hebat. Anda tidak akan pernah mendapatkan apresiasi atas hal tersebut," kata Trump, Presiden Amerika Serikat. Trump dijadwalkan bakal menyaksikan langsung pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu (19/7).