Novak Djokovic Menangi Laga Pembuka Prancis Terbuka 2026

Share

Petenis tunggal putra unggulan ketiga Novak Djokovic harus berjuang keras mengatasi perlawanan ketat wakil tuan rumah Giovanni Mpetshi Perricard pada pertandingan babak pertama turnamen Grand Slam Prancis Terbuka 2026 di Paris yang dimulai pada Minggu, 24 Mei 2026.

Dilansir dari uk.sports.yahoo.com dan tribune.com.pk, mantan petenis nomor 29 dunia tersebut merebut kemenangan perdananya di lapangan tanah liat tahun ini setelah pulih dari cedera bahu lewat keunggulan skor 5-7, 7-5, 6-1, 6-4 dalam durasi hampir tiga jam.

Kemenangan di Court Philippe-Chatrier ini sekaligus menjaga asa Djokovic untuk meraih gelar major ke-25 sepanjang kariernya serta melewati rekor Margaret Court demi mendominasi catatan sejarah tenis dunia.

"The match, it was very challenging, obviously mentally," kata Djokovic kepada wartawan seusai laga.

Petenis Serbia berusia 39 tahun tersebut menambahkan bahwa servis keras dari Mpetshi Perricard yang memiliki tinggi badan 2,01 meter menjadi salah satu tantangan paling berat yang pernah dihadapi sepanjang kariernya.

"First set, zero chance on him serving. It's one of the most tremendous serves in terms of precision and speed that I have ever faced in my career," ujar Djokovic.

Tekanan dari para penonton tuan rumah yang mendukung lawannya juga dirasakan langsung oleh Djokovic di sepanjang pertandingan malam tersebut.

"Obviously, the crowd gets into it and you feel the pressure even more. All in all, it was a good match to be part of," ucap Djokovic.

Durasi pertandingan yang panjang diakuinya menjadi sebuah ujian fisik yang sangat baik untuk kondisi tubuhnya saat ini.

"Three hours, just what the doctor ordered at age 39," tutur Djokovic.

Sebelum turnamen dimulai, Djokovic sempat terkendala masalah kebugaran yang membuatnya absen dari sebagian besar rangkaian turnamen lapangan tanah liat musim ini.

"I wanted to play more but my body was not allowing me. I was going through rehabilitation process for my injury," kata Djokovic.

Meskipun demikian, ia tetap optimistis menghadapi turnamen ini setelah sempat tampil kompetitif di Australia awal tahun ini.

"If I'm able to somehow maintain a level of freshness and progress… then I feel like I have always a very good chance. I have proven that in Australia this year where I was close to winning another Slam. I always have that belief in me when I'm on the court," kata Djokovic.

Pada pertandingan lain di sektor tunggal putra, unggulan kedua asal Jerman Alexander Zverev melangkah mulus ke babak kedua setelah mengalahkan Benjamin Bonzi dengan skor 6-3, 6-4, 6-2 di bawah cuaca panas Paris yang mencapai 30 derajat Celsius.

Sementara itu pada sektor tunggal putri, petenis muda Rusia Mirra Andreeva juga mengamankan tiket babak kedua setelah menumbangkan petenis wildcard tuan rumah Fiona Ferro.

"Obviously the crowd is going to support her (Ferro) as much as they can, and that's totally okay," ujar Andreeva.

Andreeva mengaku sudah mempersiapkan diri menghadapi atmosfer riuh dari para pendukung lawan berdasarkan pengalamannya tahun lalu.

"I have some experience even from last year when I played quarters, so I pretty much know what to expect… We will see how it's going to go, but I hope they're not going to be too hard on me," ucap Andreeva.

Pada pertandingan berikutnya, Novak Djokovic dijadwalkan menghadapi petenis Prancis lainnya Valentin Royer, sedangkan Alexander Zverev akan ditantang oleh Tomas Machac dari Ceko.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author