Laga Fluminense Lawan Bragantino Berakhir Ricuh dan Hasilkan Tiga Kartu Merah

Share

Pertandingan pekan ke-19 Campeonato Brasileiro antara Fluminense dan Red Bull Bragantino di Stadion Maracana pada Jumat (17/7) waktu setempat berakhir imbang 1-1 setelah diwarnai kericuhan massal antar-pemain menjelang akhir laga. Kericuhan bermula pada menit ke-47 babak kedua akibat provokasi antara Canobbio dan Lucas Barbosa setelah perebutan bola. Insiden tersebut memicu adu argumen dan aksi saling dorong yang melibatkan pemain dari kedua tim, sehingga wasit Davi de Oliveira Lacerda terpaksa menghentikan pertandingan.

Akibat keributan tersebut, wasit menjatuhkan kartu merah langsung kepada John Kennedy dari Fluminense dan Fabinho dari Bragantino yang dinilai paling agresif. Selain itu, kartu kuning juga diberikan kepada Freytes dari pihak Tricolor serta Mosquera dari kubu Bragantino.

Sebelum insiden massal tersebut terjadi, bek kanan Bragantino, Agustín Sant’Anna, sudah lebih dulu diusir keluar lapangan pada menit ke-19 babak kedua. Sant’Anna menerima kartu merah langsung setelah menyikut wajah gelandang Fluminense, Lucho Acosta, hingga menyebabkan luka robek dan pendarahan parah pada bagian alis.

Pemberhentian laga yang lama akibat kericuhan membuat wasit memberikan tambahan waktu hingga 14 menit. Situasi ini dimanfaatkan oleh Fluminense yang mencetak gol penyeimbang melalui bek Ignácio pada menit ke-57 babak kedua, setelah sebelumnya Bragantino unggul lewat gol Eduardo Sasha. Dilansir dari Itatiaia, hasil imbang ini membuat Fluminense bertahan di posisi ketiga klasemen dengan 32 poin, sementara Red Bull Bragantino berada di peringkat keempat dengan 30 poin. Akibat kartu merah tersebut, Sant’Anna dan Fabinho dipastikan absen membela Bragantino dalam laga pekan ke-20 melawan Coritiba pada Minggu (26/7).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author