Chef Rekomendasikan Talenan Kayu Dibanding Plastik untuk Dapur Rumah
Talenan merupakan perlengkapan esensial di dapur yang digunakan untuk memotong aneka bahan makanan. Mulai dari buah, sayur, daging mentah, hingga bahan kering seperti keju dan roti kerap diproses di atasnya. Di pasaran, material talenan yang paling populer adalah kayu dan plastik.
Dilansir dari Detik Food, seorang chef memberikan rekomendasi mengenai material terbaik yang sebaiknya digunakan untuk skala rumah tangga. Chef Joshy yang populer di TikTok menyarankan agar penggunaan talenan plastik mulai diganti dengan talenan kayu. Langkah ini didasarkan pada beberapa alasan keamanan dan ketahanan produk.
Alasan pertama berkaitan dengan performa alat potong saat bersentuhan dengan material talenan. Menurutnya, talenan kayu memiliki permukaan yang sangat lembut terhadap pisau sehingga tidak cepat merusak ketajaman mata pisau.
Faktor kebersihan juga menjadi poin penting berikutnya dalam pemilihan material ini. Karakteristik alami dari bahan kayu dinilai memiliki kelebihan tersendiri dalam menangkal kontaminasi. "Kedua, talenan kayu secara alami antibakteri. Banyak bakteri tidak dapat bertahan hidup di permukaannya," ujar chef Joshy.
Selain itu, aspek perawatan material ini tergolong sangat mudah dilakukan sehari-hari. Pengguna dapat membersihkan noda yang menempel di permukaan hanya dengan bantuan pisau dapur. "Misalnya, talenan ini terdapat noda darah, dan yang perlu Anda lakukan hanyalah menggunakan pisau untuk mengikisnya. Noda tersebut akan hilang dengan sangat mudah," kata chef Joshy.
Tips Merawat dan Membeli Talenan
Untuk mengatasi permukaan yang mulai kasar atau mengeluarkan aroma tidak sedap, proses pengikisan juga bisa diterapkan kembali. Langkah ini dinilai efektif untuk mengembalikan kondisi permukaan seperti baru. "Cukup kikis (talenan kayu) dengan pisau Anda, dan Anda akan mendapatkan talenan baru."
Setelah proses pencucian selesai, talenan kayu sebaiknya disimpan dalam posisi berdiri tegak. Hal ini bertujuan agar sirkulasi udara berjalan baik dan material bisa mengering secara alami.
"Dan tips terakhir: Jangan membeli talenan kayu yang mahal. Sama sekali tidak ada alasan untuk menghabiskan uang untuk talenan. Beli yang murah dan ganti setiap tiga hingga lima tahun. Itu sudah cukup," lanjut chef Joshy.
Kelemahan Talenan Plastik Menurut Pakar
Meskipun talenan plastik jamak ditemukan di industri makanan karena sifatnya yang tidak mudah pecah, material ini dinilai kurang ideal untuk penggunaan rumahan. Permukaan plastik cenderung memicu risiko saat digunakan. "Saya benar-benar tidak rekomendasi talenan plastik.
Itu licin. Saat Anda memotong sesuatu yang basah, itu tidak aman. Kedua, Anda lihat noda-noda itu?
Itu adalah tempat yang nyaman bagi bakteri," ujarnya. Penggunaan wadah plastik sebaiknya dibatasi hanya untuk porsi pengerjaan yang ringan. Contohnya adalah untuk memotong buah-buahan segar atau mempersiapkan menu salad.
"Dan belilah talenan kayu yang bagus dan murah. Anda tidak akan pernah menyesal."
Melalui kolom komentar, ia menegaskan seluruh jenis talenan tetap aman dicuci menggunakan air dan sabun, namun dilarang keras dibersihkan dengan bahan kimia. Penggunaan talenan juga wajib dipisah antara daging mentah dan sayuran guna menghindari kontaminasi silang bakteri.