Prabowo Subianto Tanggapi Kritik Harga Beras Mahal di Indonesia

Share

Presiden Prabowo Subianto menyentil pihak yang mengkritik harga beras di Indonesia terlalu tinggi dan menantang mereka untuk mencoba menanam padi sendiri di sawah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Panen Raya Serentak di seluruh Indonesia bersama TNI pada Jumat (17/7/2026).

"Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau (para petani) tanam beras! Kalau petani beras nggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri," ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Pemerintah menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi masyarakat yang berniat menanam padi secara mandiri. Menurut penjelasan Kepala Negara, pihak TNI hingga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah diminta untuk menyediakan lahan bagi keperluan tersebut.

"TNI akan siapkan lahan untuk mereka, Menteri Pertanian siapkan lahan untuk mereka. Suruh tanam sendiri. Enak aja," tegas Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan ini muncul di tengah kondisi pergerakan harga pangan nasional. Dilansir dari Detik Finance berdasarkan pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan pada Jumat (17/7), harga rata-rata beras secara nasional mengalami kenaikan tipis sebesar 0,01 persen, dengan beras medium dijual Rp 13.839 per kilogram dan beras premium seharga Rp 15.529 per kilogram.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pekerja sektor pangan atas kontribusi mereka terhadap ketersediaan makanan nasional. Petani dan nelayan disebut sebagai figur penting yang bekerja keras demi memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat.

"Saya bangga dengan petani-petani Indonesia. Terima kasih petani, nelayan Indonesia. Kau adalah pahlawan yang sebenarnya. Kau menghasilkan pangan untuk kita semua," tutur Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author