Militer Qatar Halau Serangan Rudal Asing di Doha

Share

Angkatan bersenjata Qatar berhasil menggagalkan serangan rudal misterius yang mengarah ke wilayahnya setelah suara ledakan keras terdengar di Kota Doha pada Jumat (17/7/2026) pagi. Insiden ini sempat memicu pengaktifan sistem peringatan darurat bagi warga setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Kementerian Pertahanan Negara Qatar mengumumkan bahwa angkatan bersenjata telah mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar," tulis Kementerian Pertahanan Qatar melalui akun resminya di media sosial X, berdasarkan laporan CNN dan AFP.

Sebelum pengumuman tersebut rilis, otoritas terkait sempat mengirimkan pesan peringatan bahaya ke ponsel penduduk karena tingkat ancaman yang meningkat. Warga diminta untuk tetap berada di dalam rumah demi keselamatan, walau pemerintah tidak merinci penyebab ledakan di awal pesan. Tidak lama kemudian, pesan lanjutan dikirimkan yang menyatakan bahwa situasi telah kembali normal karena ancaman sudah dieliminasi.

Hingga saat ini, pihak Iran belum memberikan pernyataan resmi mengenai keterlibatan mereka dalam insiden pada Jumat pagi tersebut. Negara itu dilaporkan sempat menahan diri untuk tidak menyerang Qatar dalam beberapa waktu terakhir, meskipun sebelumnya telah berulang kali meluncurkan serangan ke pangkalan militer di Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

Selama konflik regional berlangsung, Qatar sebenarnya mengambil posisi sebagai negosiator kunci dan memiliki hubungan yang cenderung lebih ramah dengan Tehran. Namun, pada awal pekan ini, pemerintah Qatar secara terbuka mengutuk aksi serangan berulang yang dilakukan Iran terhadap negara-negara Arab di wilayah Teluk Persia serta kawasan Timur Tengah yang lebih luas.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author