Polisi Siagakan 4.132 Personel Amankan Demonstrasi Mahasiswa di Monas
Sebanyak 4.132 personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat, 17 Juli 2026, mulai pukul 13.00 WIB.
Kesiapan ribuan aparat kepolisian ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian guna mengantisipasi pergerakan massa dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat. Berdasarkan laporan dari Detikcom yang melansir kantor berita Antara, pengamanan ketat disiapkan di sejumlah titik strategis di sekitar Monas.
Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat tersebut merupakan gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), BEM Universitas Trilogi, BEM Institut STIAMI, dan BEM Universitas Paramadina. Selain kelompok mahasiswa tersebut, massa dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit dilaporkan turut serta dalam aksi unjuk rasa ini.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa aparat yang diterjunkan terdiri dari personel gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek setempat.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (Gabungan BEM UNJ, BEM Univ Trilogi, BEM Institut STIAMI, BEM Univ Paramadina) di kawasan Monas, dengan rencana giat pukul 13.00 WIB," kata Erlyn, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat.
Di samping penjagaan di lokasi utama, aparat kepolisian juga disebar ke beberapa titik lain untuk mengantisipasi potensi unjuk rasa susulan. Pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi demonstrasi dengan menyesuaikan perkembangan jumlah massa di lapangan, sementara masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan Monas guna menghindari kepadatan kendaraan.