Mantan ART Gugat Mantan Istri Andre Taulany Rp1 Miliar

Share

Mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Nur Rohmah menghadiri sidang gugatan perdata terhadap mantan majikannya, Rien Wartia Trigina alias Erin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (16/7/2026).

Gugatan senilai Rp 1 miliar tersebut dilayangkan karena Nur mengaku mengalami trauma, ketakutan, hingga kerugian psikologis yang membuatnya belum bisa kembali bekerja, sebagaimana dilansir dari Detik Hot. Perempuan asal Cianjur ini sebelumnya memilih keluar dari rumah mantan istri Andre Taulany tersebut dengan cara melompat pagar.

Saat ditemui di pengadilan, Nur menjelaskan bahwa kondisi fisiknya kini berangsur membaik meski dampak psikologis dari kejadian tersebut masih ia rasakan hingga sekarang.

"Sekarang alhamdulillah agak mendingan, agak sehatan. Kalau rasa takut mah pasti ada, masih ada rasa cemas, masih ada rasa gemeteran kalau ingat itu," kata Nur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ragunan, Kamis (16/7/2026).

Meskipun menempuh jalur hukum, Nur mengungkapkan keinginannya untuk dapat menyelesaikan perselisihan ini secara kekeluargaan melalui proses mediasi yang dijadwalkan pada akhir Juli 2026.

"Kalau bisa iya, pengin kayak gitu, bersalaman. Iya pengin berdamai," ujarnya.

Terkait persoalan upah, Nur menyatakan bahwa sejak awal dirinya dipekerjakan sebagai tenaga pengganti atau infal, dan ia menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai pelunasan hak tersebut kepada pihak tergugat.

"Pas kemarin saya sendiri kerja di sana itu, Ibu ada bilang kalau saya sendiri dijadiin infal, Pak. Terus kalau misalkan gaji yang sebulan itu memang tidak full satu bulan karena saya keluarnya tanggal 26. Tapi sebelumnya pas saya kerja sendiri itu Ibu ada billing mau infal. Itu kembali lagi sama Ibu, terserah," tuturnya.

Lebih lanjut, Nur menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil bukan karena ia ingin memperpanjang masalah, melainkan semata-mata untuk mengambil barang-barang pribadinya yang masih tertinggal.

"Nggak nyangka, sampai ke sini, sampai jauh, sampai berlarut-larut. Padahal kan saya cuma minta hak-hak saya kembali, hanya barang-barang itu aja," ucapnya.

Kejadian yang dialaminya ini diakui Nur menimbulkan kekhawatiran mendalam yang membuatnya merasa sangat waswas untuk kembali mencari nafkah sebagai asisten rumah tangga di tempat lain.

"Ada, pasti ada rasa trauma. Kalau mau kerja itu kayak mikir-mikir lagi. Nanti gimana?

Nanti dapat bos yang nggak baik lagi. Akhirnya dapat perlakuan yang kayak gitu lagi. Pasti ada rasa trauma," akunya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author